
Sign up to save your podcasts
Or


Terkadang bahagia tak sesederhana menikmati secangkir teh hangat di pagi hari, atau tak sesederhana menonton video-video lucu di Instagram, ketika kita telah melibatkan raga lain dan bermain-main dengan ekspektasi.
Seringkali keterpaksaan berbanding terbalik dengan ketulusan. Selalu jadi kambing hitam saat raga merasa terseret dan tak ikhlas menjalani rutinitas. Padahal kita selalu punya pilihan,. Meski harus menjalani dengan keterpaksaan, pada akhirnya menentukan langkah terburuk pun butuh pertimbangan.
Perkara mencintai bukan hanya soal menerima dan memberi, lebih jauh dari itu. Ini soal menghargai bahwa masing-masing adalah individu yang punya hati dan perasaan. Bukan kemudian bisa lantas pergi saat merasa tak cukup.
From the publisher's feed