Truth Daily Enlightenment

“NYAMBUNG” DENGAN ALLAH BAPA


Listen Later

Allah mendidik orang percaya sebagai anak-anak-Nya agar dapat mengambil bagian dalam kekudusan-Nya. Proyeksi ini sama artinyadengan menjadi seperti Yesus. Kalau kita menjadi seperti Yesus, kita baru bisa “nyambung” dengan Allah Bapa, bersekutu secara benar sesuai dengan standar yang Allah kehendaki. Kalau tidak, kita pun tidak akan “nyambung.” Jadi, kalau Yesus dikatakan “jalan, dan kebenaran, dan kehidupan” (Yoh. 14:6), itu bukan hanya berarti bahwa Yesus mengampuni dosa kita, membawa kita kepada Bapa, membenarkan atau menganggap benar, melainkan Dia juga menaruh Roh Kudus dan mengajarkan kebenaran (Yun. alithenon) di dalam diri kita agar kita bisa sampai kepada Bapa. Roh Kudus inilah yang menggarap kita supaya menjadi anak-anak Allah atau berkeberadaan sebagai anak-anak Allah, agar bisa “nyambung” dengan Bapa atau bisa memiliki frekuensi yang sama dengan Bapa.
Seorang anak yang diadopsi menjadi anak seorang bangsawan, statusnya menjadi bangsawan. Namun, anak itu harus berubah sikap dan perilakunya. Perubahan itu terjadi tidak secara otomatis. Setelah menjadi anak bangsawan, ia harus berjuang denganbelajar untuk dapat bersikap dan berperilaku sebagai bangsawan. Hal ini dimaksudkan agar bangsawan yang mengangkatnya sebagai anak dapat “nyambung” dengan dia.” Inilah yang dikehendaki dan dilakukan oleh Allah Bapa kepada kita. Kita tidak cukup sekadarmenjadi orang Kristen yang dibenarkan, tetapi harus mengalami perubahan agar dapat “nyambung” dengan Allah Bapa. Banyak orang Kristen yang sudah cukup puas dengan statusnya sebagai anak-anak Allah dan merasa sudah dibenarkan. Mereka tidak melakukan perjuangan untuk mengalami perubahan. Banyak orang Kristen yang sibuk sendiri dengan hal-hal duniawi; yang tidak membawa dirinya kepada perubahan. Bahkan tidak jarang,banyak orangyang sangat sibuk pelayanan tetapi tidak mengalami proses perubahan untuk menjadi seperti Yesus.
Bapa itu sabar sekali mendidik kita.Walaupun kita sering menolak didikan-Nya, Dia masih memberi kitakesempatan, selama pintu anugerah belum tertutup. Banyak orang tidak takut akan Allah karena tidak menghayati ada pemerintahan Allah yang tidak kelihatan ini. Mereka terus-menerus menolak didikan Bapa. Kalaupun tidak melakukan kesalahan, itu bukan karena takut dan hormat kepada Allah. Orang percaya seharusnyatidak berbuat dosa bukan karena takut sesamanya atau alasan lain, tetapi karena harus hidup dalam pemerintahan Allah yang Mahakudus. Banyak orang lebih takut kepada manusia daripada takut kepada Allah. Kalau seseorang menghayati bahwa ada Tuan Rumah atau Penguasa atas dunia ini yaitu Allah, dan ia hormat dan takut akan Allah, dampak atau impaknyapastiluar biasa. Orang itu akan memahami apa arti hidup tidak bercacat dan tidak bercelaitu.
Masalah hari ini dalam kehidupan jemaat gerejaadalahbahwabanyak orang Kristen sering tidak konsisten. Waktu berdoa di gereja, mereka begitu yakin akan kehadiran Allah; mereka yakin akan adanya pemerintahan Allah yang harus dihormati. Namun, pada saat sudah di luar gereja, saat sudah sendirian dan tidak ada mata memandang, apalagi kepepet, mereka menjadi permisif. Akibatnya, merekamelakukan kesalahan terus-menerus dan tidak pernah benar-benar hidup tidak bercacat dan tidak bercela. Ini yang membuat mereka tidak dapat ”nyambung” dengan Allah.
Terkait dengan hal tersebut, pertanyaan penting yang harus dikemukakan adalah:  Bagaimana kita bisa konsisten menghayati adanya Tuan Rumah ini? Bagaimana kita bisa memiliki keyakinan yang kuat dan kokoh bahwa ada Tuan Rumah? Kita harus hanya memiliki satu agenda. Agenda hidup kita hanya satu, yaitu menjadi anak-anak Allah yang berkeberadaan seperti Yesus. Firman Tuhan mengatakan,“Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings