Fluent Fiction - Indonesian:
Nyepi: Exploring Rain, Reflection, and Resilience Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-01-29-08-38-20-id
Story Transcript:
Id: Di tengah hujan musim penghujan yang terus menerus membasahi desa, SD Tradisional Bali tampak sibuk.
En: Amidst the rainy monsoon season that continuously soaked the village, SD Tradisional Bali appeared busy.
Id: Suara anak-anak yang ceria bercampur dengan suara hujan yang jatuh di genteng-genteng atap sekolah.
En: The cheerful voices of children mixed with the sound of rain falling on the school's rooftop tiles.
Id: Di tengah keramaian itu, Dewi berdiri di tengah halaman sekolah.
En: In the midst of the bustle, Dewi stood in the middle of the schoolyard.
Id: Pikirannya terpecah antara semangat untuk menyambut Hari Nyepi dan rasa bingung tentang makna sebenarnya dari perayaan tersebut.
En: Her mind was torn between excitement for welcoming Hari Nyepi and confusion about the true meaning of the celebration.
Id: Di sampingnya, Putu tersenyum riang, seolah hujan bukanlah halangan.
En: Beside her, Putu smiled cheerfully, as if the rain was not a hindrance.
Id: "Dewi, ayo kita mulai hias ogoh-ogoh!" ajaknya sambil mengayunkan tangan untuk menjemput Dewi.
En: "Dewi, let's start decorating the ogoh-ogoh!" he invited, swinging his hand to beckon Dewi.
Id: Dewi mengangguk, meski hatinya masih dibayangi rasa takut dan keraguan akan kesanggupannya memimpin persiapan kali ini.
En: Dewi nodded, though her heart was still shadowed by fear and doubt about her ability to lead the preparations this time.
Id: "Nyepi itu lebih dari sekedar parade, ya, Putu?" tanya Dewi sambil membantu memasang bagian kepala ogoh-ogoh.
En: "Nyepi is more than just a parade, right, Putu?" asked Dewi while helping to attach the head of the ogoh-ogoh.
Id: Putu berhenti sejenak, "Iya, Dewi. Nyepi untuk membersihkan pikiran dan lingkungan dari energi negatif."
En: Putu paused for a moment, "Yes, Dewi. Nyepi is for cleansing the mind and environment from negative energy."
Id: Dewi mengerutkan kening, merasa tugas ini makin berat.
En: Dewi furrowed her brow, feeling the task was getting heavier.
Id: Akhirnya, setelah berbincang dengan guru mereka, Dewi memutuskan untuk memimpin persiapan dengan keyakinan baru bahwa dia akan mencari makna lebih dalam dari tradisi ini.
En: Finally, after talking with their teacher, Dewi decided to lead the preparations with renewed confidence that she would find a deeper meaning in this tradition.
Id: Hujan tak kunjung reda ketika mereka memulai parade ogoh-ogoh sehari sebelum Nyepi.
En: The rain did not cease as they began the ogoh-ogoh parade a day before Nyepi.
Id: Dewi merasakan campuran emosi dalam dirinya; khawatir, gembira, dan antusias.
En: Dewi felt a mix of emotions within her; anxious, joyful, and enthusiastic.
Id: Saat parade berlangsung, hujan turun lebih lebat, seolah mempertegas suasana penyucian yang dilambangkan ogoh-ogoh tersebut.
En: As the parade took place, the rain fell heavier, seemingly emphasizing the purification atmosphere symbolized by the ogoh-ogoh.
Id: Saat Dewi membantu menyusun langkah terakhir parade, dia melihat tetesan hujan yang jatuh ke tanah.
En: As Dewi helped organize the final steps of the parade, she saw the raindrops falling to the ground.
Id: Di situ, dia merasakan sesuatu yang berbeda, sebuah kesadaran baru tentang makna pembersihan dari energi negatif.
En: There, she felt something different, a new awareness about the meaning of purification from negative energy.
Id: Dia memandang parade ogoh-ogoh tidak hanya sebagai tradisi, tetapi sebagai simbol untuk melepaskan hal-hal negatif dalam hidup.
En: She viewed the ogoh-ogoh parade not just as a tradition, but as a symbol for releasing negative things in life.
Id: Keesokan harinya, Nyepi dimulai.
En: The next day, Nyepi began.
Id: Desa sunyi, tidak ada suara kendaraan, tidak ada lampu yang menyala.
En: The village was silent, no car sounds, no lights on.
Id: Dewi merasa berbeda saat dia duduk di rumahnya, menikmati kesunyian.
En: Dewi felt different as she sat in her home, enjoying the silence.
Id: Di hati kecilnya, dia merasakan kedamaian dan hubungan yang kuat dengan budaya dan tradisinya.
En: In her heart of hearts, she felt peace and a strong connection to her culture and traditions.
Id: Dia telah menemukan ketenangan di tengah tugas berat dan hujan yang terus mengguyur.
En: She had found calm amidst the heavy task and the continuous pouring rain.
Id: Ketika Nyepi berakhir, Dewi tidak hanya memahami makna Nyepi lebih dalam, tetapi juga menemukan kepercayaan diri baru dalam dirinya untuk memimpin dan mengenal lebih banyak tentang warisan kulturalnya.
En: When Nyepi ended, Dewi not only understood the deeper meaning of Nyepi, but also discovered new confidence in herself to lead and learn more about her cultural heritage.
Id: Itu adalah hari dimana Dewi menyadari bahwa di balik setiap tugas yang berat, selalu ada pelajaran berharga yang bisa memberinya kekuatan.
En: It was a day when Dewi realized that behind every heavy task, there is always a valuable lesson that can give her strength.
Vocabulary Words:
- amidst: di tengah
- monsoon: musim penghujan
- bustle: keramaian
- torn: terpecah
- excitement: semangat
- confusion: rasa bingung
- true meaning: makna sebenarnya
- hindrance: halangan
- beckon: menjemput
- shadowed: dibayangi
- doubt: keraguan
- cleansing: membersihkan
- furrowed: mengerutkan
- brow: kening
- heavier: makin berat
- renewed: baru
- emotions: emosi
- anxious: khawatir
- joyful: gembira
- enthusiastic: antusias
- purification: penyucian
- symbolized: dilambangkan
- organize: menyusun
- raindrops: tetesan hujan
- awareness: kesadaran
- releasing: melepaskan
- peace: kedamaian
- heritage: warisan
- task: tugas
- valuable: berharga