
Sign up to save your podcasts
Or


Wen-kiat, dari Johor, Malaysia, sudah suka menggambar sejak kecil. Apa pun yang dilihatnya, besar atau kecil, ia akan mengingatnya dalam benaknya. Saat tiba di rumah, ia mengambil pena dan mulai menggambar. Ia berkata, "Saat saya merasa bingung dan sedih, saya akan mencari buku sketsa dan pena untuk mulai menggambar." "Karena hanya menggambar yang dapat menenangkan saya, dan saya dapat mengekspresikan karya yang ingin saya tampilkan di hati saya." Ia telah tinggal di Taiwan selama 12 tahun.
Setelah lulus kuliah, ia bekerja di sebuah perusahaan desain. Meski pekerjaan utamanya juga menggambar, ia tahu betul bahwa karya perusahaan itu berbeda dengan karya yang ingin digambarnya. "Saya harus bekerja untuk menghasilkan uang demi hidup, tetapi karya saya bukan untuk uang." Katanya. Ia akan mengunggah gambar yang sudah selesai di perangkat lunak sosial pribadinya untuk dibagikan kepada semua orang. Wen-kiat berkata, "Saya akan terus menggambar" (Facebook: Wen Kiat Tee; IG: @wenkiattee).
Bincang-bincang dengan NGO-Solar Chapter Asia Pasific, organisasi nirlaba yang dipimpin oleh pemuda yang didedikasikan untuk mengatasi krisis air melalui solusi energi berkelanjutan.
Kali ini obrolan RTISI keluar dari studio rekeman, mengajak teman-teman jalan-jalan di Desa Zhongzhen, nikmati budaya dan kuliner lokal. Dari pagi hingga sore, diawali dengan beberapa obyek wisata yang telah direstorasi seperti taman budaya Zhongzhen, ada gereja Poppy Church yang telah direnovasi menjadi kafetaria yang unik, saat menjelajahi perjalanan di Desa Zhongzhen juga bisa mencoba busana dan aksesoris penduduk suku Yunnan, berbelanja di pasar tradisional, berkunjung ke Masjid Longgang dan menyaksikan pertunjukan seni dan budaya setempat, DIY membuat mie beras dan menikmati kuliner yang lezat...
Band Musik "Seringai" dari Indonesia diundang untuk tampil di 3 kota besar Taiwan yakni Taipei, Taichung dan Kaohsiung pada tanggal 11-13 April 2025
Obrolan RTISI sangat tersanjung bisa mengundang dr. Hanson Hsia, spesialis keluarga telah banyak membantu teman-teman Indonesia di Taiwan dalam hal konsultasi kesehatan. Benarkah orang Indonesia di Taiwan lebih suka membawa obat sendiri dari Indonesia daripada berobat ke dokter? benarkah obat Indonesia lebih mujarab ?
Padahal khan, memiliki asuransi kesehatan yang sangat menjamin? atau karena kendala bahasa? dr. Hanson Hsia yang sangat fasih dalam berbahasa Indonesia berbagi pengalaman-pengalaman dalam melayani pasien asal Indonesia... yuks, simak bersama di Obrolan RTISI....
From the publisher's feed
Mari berkumpul dan mengobrol dengan kakak penyiar tersayang, ada apa di minggu ini? Terus simak Obrolan RTISI ya.