
Sign up to save your podcasts
Or


waktu berjalan dengan sangat cepat, tanpa terasa sudah 1 tahun lebih sejak berita ini masuk dalam radar #TVONE, namun sampai dengan saat ini para tersangka belum juga ditahan dan entah kenapa proses hukum terhadap para pemegang saham PT. PAC yang juga dilaporkan oleh para nasabah yang menjadi korban Reksadana di PT. PAC tersebut seperti menghadapi tembok raksasa, masihkah ada harapan nasabah memperoleh kembali uang mereka? sampai dengan sekarang kami masih percaya akan sistem hukum kita, tetap semangat karena keadilan pasti akan menemukan jalannya, dan semua yang bertanggung jawab akan hilangnya uang para nasabah/korban pasti menerima akibat perbuatan mereka.
GOD Bless
#KAPOLRI
#METROTV @METROTV
#DETIKNEWS @DETIKNEWS
@TVONE
sebanyak 186 orang nasabah dari kota Jakarta, Surabaya dan Bandung mengalami kerugian uang dengan total 186 Milyar Rupiah, atas investasi mereka di Reksadana yang mereka investasikan di PT. Pan Arcadia Capital (PAC), dan sudah dilaporkan di Mabes Polri dan saat ini penyidik sudah menetapkan 5 orang tersangka, hanya saja sayangnya sampai dengan saat ini kabarnya penyidik belum memanggil dan memeriksa para tersangka.
para korban sangat mengharapkan para tersangka segera diperiksa dan ditahan, dengan harapan penyidik bisa mendapatkan keterangan dari para tersangka mengenai penggunaan uang milik para nasabah yang menjadi korban dan dugaan keterlibatan pihak-pihak pemegang saham dan pihak-pihak yang memiliki hubungan dengan PAC, sehingga uangnya para nasabah yang menjadi korban tersebut bisa kembali sebagaimana janji-janji pihak PT. PAC saat awal mengajak para korban untuk melakukan investasi reksadana di PT. PAC
perjuangan memang masih panjang dan sangat melelahkan, namun harapan dan semangat terus ada sampai akhir, karena kebenaran pasti menang melawan kejahatan dan atau ketidak adilan.
perjuangan yang sangat melelahkan, sampai dengan saat ini, terlapor, para direksi perusahaan terlapor, maupun orang-orang yang bertanggung jawab atas uang 133 orang para nasabah Reksadana dengan nilai 186 Milyar Rupiah, belum ada yang dijadikan tersangka, padahal LP sudah berjalan sangat lama, sedangkan bukti-bukti dan kesaksian dari para saksi korban, sangat patut diduga sudah memenuhi unsur2 yang terdapat dalam pasal penipuan dan TPPU yang dilaporkan oleh para korban.
kami sangat menghargai penyidik sudah bekerja keras, namun pertanyaan yang sangat wajar adalah kenapa sampai saat ini belum ada penetapan Tersangka, ada apakah gerangan?
kemana lagi para korban mencari keadilan???, mohon maaf kepada para penyidik kalau kami terpaksa memposting ini ke medsos, karena kalau ga viral, katanya kasus tidak akan kelar2, dan kami juga meminta tolong kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung perjuangan ini, semoga jeritan tangis para korban akhirnya terdengar oleh Kapolri bahkan sampai ke bapak Presiden, sehingga uang para korban bisa dikembalikan oleh pihak perusahaan yang menikmati uang para korban, amin.
rekaman suara di podcast ini: suara penyiar liputan JAK TV
lagu "Sinaran" dari Dato' Sheila Majid sangat populer di masa nya sekitar tahun 80an, sering menemani saya dalam belajar, apalagi menjelang UTS atau UAS, dan lagu ini sangat menggugah semangat, bahkan sampai saat ini saya masih suka mendengarkan lagu ini terutama kalau sedang memandangi laptop berjam jam alias sambil bekerja, lagu Sinaran menjadi salah satu lagu yang selalu berkumandang.
terima kasih Dato' Sheila Majid
GOD Bless Indonesia
just listen to the Godfather of Soul
Thank you Mister Brown
Music for life
ternyata ga gampang bikin podcast, walaupun banyak ide, tapi saat di depan mike, mendadak blank, apalagi bicara tanpa naskah alias spontanitas hehehe, tetap semangat, learning by doing
this is my 1st podcast, just wanna say hai to everyone , and still learning how to do it, ok then, stay safe & keep healthy
From the publisher's feed