Hey, seringkali realita yang kita lihat mempengaruhi semua tujuan kita. Bahkan kesalahan yang kita/orang lain buat, kebodohan yang kita/orang lain buat, seringkali memaksa kita gabisa melangkah, alias kecewa sama diri kita sendiri, kecewa sama orang lain. Kita mikirnya kita gabisa diperbaiki lagi atau orang lain gabisa diharapkan lagi. Tapi kabar baiknya adalah Injil, Kasih Karunia Tuhan selalu sanggup memperbaiki itu. Dan biarkan aku spoil satu rahasia umum: semua orang juga UNDER CONSTRUCTION. Ga ada yang baik-baik aja, semuanya sedang dalam perbaikan. Dalam journey masing-masing belajar ini-itu. Orang yang kita sayang, sedang diperbaiki. Bahkan orang yang kita benci sekalipun sedang Tuhan proses. Kenap kita ga memberikan diri kita sendiri untuk diproses dan diperbaiki juga? You are not alone, we are in this together🤍🤍 Aku berdoa untuk kita semua kuat dalam perjalanan mengalami, mehamami, dan belajar dari semua hal-hal yang kata dunia ini “ga ada harapan/rusak/gabisa diperbaiki lagi” tapi Yesus bilang “KASIH KU CUKUP” Yes🤍 Belajar memberi hati, memberi ruang, dan waktu. Jesus loves us yall. Happy devotion.