
Sign up to save your podcasts
Or


Lagi kesel aja banyak yang kerjanya adalah menjelek-jelekkan pendidikan, penelitian, startup, dll. di Indonesia. Mungkin ini memang bisa mendongkrak views, tetapi kering solusi. Mereka sendiri bukan pendidik atau peneliti DI INDONESIA. Nah.
Saat ini banyak orang yang disebut (atau bahkan menyebutkan diri) sebagi pakar AI. Setelah saya baca / lihat / dengar, ternyata ya hanya gitu-gitu saja. Ternyata hanya bisa menggunakan produk teknologi AI. Jadinya sekarang saya skeptik.Apakah kalau seseorang bisa baca dan tulis itu bisa disebut "pakar baca tulis"? Hebatkah itu? Mungkin tidak ya. Biasa-biasa saja.#AI
Mohon dijawab pertanyaan ini: "I want to start a start-up because ..."
Kita menjadi kreatif karena kepepet. Kalau semua ada, biasanya kita tidak kreatif. Ya ... karena semua ada. Begitu ada yang dibutuhkan dan tidak tersedia, kepepet pula, maka kita menjadi kreatif. Eh, apakah kreativitas itu bisa dilatih? Menurut saya iya.Sudah kreatifkah kita?
Sejak kapan kita banyak menggunakan kata "SIAP" atau kalau mau bertanya mulai dengan "MOHON IJIN"? hi hi hi
You are what you read (or watch). Demikian kata sebuah pepatah. Jika ingin tahu, inilah buku-buku yang sedang saya baca. Sekalian video yang sedang saya tonton.
Apakah jika kita membuat sebuah perusahaan (startup) kita perlu berkembang (grow)? Sampai seberapa besar? Ataukah kita bisa tetap kecil dan bahkan tetap sendirian (company of one)?
Ada banyak ketakutan terhadap digitalisasi data / aset kita. Banyak data kita yang sudah dalam format digital dan kemudian dikelola oleh pihak lain. Nah ini menakutkan. Adaptasi teknologi (digital dan non-digital) memang perlu disertai dengan pendidikan.
Jika kita menggunakan AI (tools) maka sebaiknya kita menyebutkan hal tersebut agar pemirsa / pendengar tidak merasa tertipu. Apakah orang akan tetap tertarik ketika kita menggunakan AI untuk menghasilkan karya? Masih banyak orang yang tertarik kok. Yang penting adalah kita transparan saja.
Ini cerita tentang seorang engineer dari SpaceX yang bernama Flo Li. Bagaimana dia terinspirasi oleh IMAX - Blue Planet sehingga ingin menjadi astronot dan nantinya menjadi salah satu engineer utama dari SpaceX yang mendesain fuel tank dan exterior skin dari Falcon 1.
From the publisher's feed