Wah wah, baru mulai episode aja udah salah. Ini yang bener episode 80 ya pendengar hehe. Oh iya, istilah "kolok" disini bukan merupakan makna sebenarnya lho ya. Tetapi, diksi "kolok" mengacu pada kebiasaan si Narasumber yang sangat anomali dimana dia adalah seorang sosiolog yang notabene nya harus sering bersosialisasi, namun ternyata dia jarang banget bertemu dengan orang-orang baru yang menjadikannya seolah "kolok" dari segi pergaulan. Biar gak salah paham, simak sampai selesai yaa ๐๐