Kalau di jaman orba (orde baru) tatto ada larangannya, sekarang tatto sepertinya menjadi hal seni yang memiliki nilai. Meskipun tetap aja nih, ada yang masih mengangap tatto hal yang "tabu", "jorok", "bajing*n", atau anak preman. Dengerin obrolan kami soal tatto, ada yang setuju sama statement kami ? Enjoy listening guys... :)
Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/pastalks/message