Truth Daily Enlightenment

Pengajar Berhak Memperoleh Persembahan


Listen Later

Dalam Galatia 6:6 Firman Tuhan mengatakan: Dan baiklah dia, yang menerima pengajaran dalam Firman, membagi segala sesuatu yang ada padanya dengan orang yang memberikan pengajaran itu. Pernyataan Firman Tuhan ini mengindikasikan sangat jelas bahwa orang-orang yang dilayani oleh hamba-hamba Tuhan yang mengajarkan Firman (yang benar), patut “membagi segala sesuatu yang ada padanya”. Frase “segala sesuatu yang ada padanya”, tidak hanya menunjuk sepersepuluh dari hartanya. Kalimat ini menunjukkan bahwa seorang pemberita Firman patut atau layak hidup seperti orang-orang yang dilayani. Sehingga berkeadaan tidak berkekurangan atau juga tidak berkelebihan.
Fakta yang terjadi dalam kehidupan banyak komunitas Kristen, tidak sedikit hamba-hamba yang memberitakan Firman hidup di dalam kekurangan. Hal ini terjadi, selain karena jumlah jemaatnya sangat kecil, juga karena banyak jemaat yang tidak memberi persembahan perpuluhan dan memberikan persembahan uang “ala kadarnya saja”. Mereka tidak ikut memikul beban pekerjaan Tuhan secara proporsional. Kehidupan hamba Tuhan yang memberitakan Firman adalah pekerjaan Tuhan yang menjadi tanggung jawab semua jemaat. Menelantarkan pendeta dan keluarganya, sama dengan menelantarkan pekerjaan Tuhan. Banyak jemaat yang pelit dan “perhitungan” dengan Tuhan. Jemaat seperti ini pada dasarnya adalah pemberontak-pemberontak yang tidak mengembalikan milik Tuhan yang dipercayakan kepadanya. Jadi tidak salah kalau mereka patut dicap sebagai pencuri atau “oknum” yang menggelapkan milik Tuhan.
Seorang pengajar Firman Tuhan, idealnya tidak lagi disibukkan oleh kebutuhan pemenuhan kebutuhan jasmani, sehingga pelayanannya terganggu atau terkendala. Jemaat yang mampu “menghidupi” atau memberi nafkah para pendeta-pendetanya, wajib membagi segala sesuatu yang ada padanya untuk kehidupan para pendeta dan keluarganya tersebut. Hal ini harus dilakukan dalam kerelaan, kasih dan ketulusan, dengan berprinsip bahwa semua dilakukan untuk Tuhan. Terkait dengan hal persembahan bagi kehidupan pendeta dan keluarganya, hendaknya jemaat memberi persembahan bukan karena hendak “membeli” pendeta, atau untuk dapat mengatur pendeta dan pelayanannya.
Kalau ternyata jemaat tidak mampu menghidupi pendetanya atau Gembala Sidangnya dan semua pelayan-pelayan Firman di gereja tersebut, tidak salah kalau pendeta bekerja mencari nafkah sendiri. Paulus telah memberi teladan kepada para hamba-hamba Tuhan. Paulus bekerja dengan tangannya sendiri membuat kemah guna biaya perjalanan misinya dan biaya perjalanan teman-teman sepelayanannya (Kis. 20:34). Dalam hal ini tidak bisa dipersalahkan kalau seorang pendeta bekerja mencari nafkah untuk kepentingan dan kebutuhan pelayanan dan keluarganya. Tetapi hal tersebut bisa dilakukan hanya dalam kondisi ekstrem, yaitu ketika jemaat tidak bisa menghidupi pendetanya atau ketika pendeta harus memberi contoh kehidupan kepada jemaat, yaitu bagaimana pendeta bekerja hanya untuk Tuhan.
Seperti yang dikemukakan di atas, kalau jemaat membagi segala sesuatu yang ada padanya untuk hamba Tuhan yang memberitakan Firman, dimaksudkan agar hamba-hamba Tuhan ini dan keluarganya memiliki kehidupan yang layak atau pantas. Tetapi kalau membuat hidup pendeta dan keluarganya dalam kemewahan, atau melebihi kehidupan jemaat pada umumnya, berarti ada sesuatu yang salah. Biasanya, hamba-hamba Tuhan seperti itu menjadikan atau memakai hukum perpuluhan, Persembahan Buah Sulung dan berbagai persembahan lain sebagai sarana untuk mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri.
Terkait dengan hal di atas ini, kita belajar dari Paulus dalam kesaksiannya yang mengatakan: “…dengan segala rendah hati aku melayani Tuhan… aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah… Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku ingini dari siapa pun juga.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings