Truth Daily Enlightenment

Pengertian Menantang


Listen Later

Kata “menantang” dalam konteks ini adalah menolak atau melawan pihak lain karena berseberangan, atau yang dilawan dianggap mengancam atau membahayakan. Kata “menantang” memiliki indikasi bahwa yang melawan tidak setuju terhadap lawannya dan tidak bersedia kompromi atau menyesuaikan diri (konformistis). Pihak yang menantang tidak bersedia dipengaruhi, dikuasai, dibawahi, atau didominasi oleh pihak lain yang ditantangnya. Kata “menantang” mengindikasikan pula bahwa yang melawan bisa berkeadaan dirugikan oleh pihak yang dilawan. Agar tidak dirugikan, maka mereka melakukan aksi perlawanan. Akhirnya, kata “menantang” mengindikasikan bahwa yang menantang terang-terangan secara terbuka mengajak bermusuhan dan bertarung untuk menunjukkan siapa pemenangnya.
Menantang zaman artinya usaha untuk menolak atau melawan filosofi, cara berpikir, dan gairah atau spirit yang membangun gaya hidup yang telah dikenakan hampir semua manusia hari ini. Menantang di sini berarti pihak yang menantang tidak setuju terhadap gaya hidup tersebut, sehingga tidak bersedia kompromi atau menyesuaikan diri (konformistis). Menantang zaman berarti menolak dipengaruhi, menolak dikuasai, menolak dibawahi, atau didominasi oleh filosofi, cara berpikir, gairah, atau spirit yang sekarang ini mempengaruhi, menguasai, membawahi, dan mendominasi hampir semua manusia. Tidak dapat dihindari, kata menantang zaman mengindikasikan bahwa terang-terangan secara terbuka kita mengajak bermusuhan terhadap zaman ini dan bertarung untuk menunjukkan siapa pemenangnya. Tentu Tuhan Yesus menghendaki kita tampil sebagai pemenang. Artinya, tidak dipengaruhi oleh gaya hidup dunia, tetapi mengenakan gaya hidup Tuhan Yesus. Dalam hal ini, kemenangan bukan kita peroleh secara gratis, tetapi kemenangan merupakan hasil perjuangan masing-masing individu orang percaya.
Gereja yang dikemudikan orang Kristen yang tidak mengenal kebenaran, yang juga berarti tidak mengenal Injil yang murni, tidak mengenali adanya kefasikan yang sudah parah pada zaman ini. Sehingga mereka tanpa sadar juga telah ikut terseret ke dalam kubangan kehidupan anak-anak dunia. Mereka merasa sudah wajar hidup sebagai orang beragama yang baik, dalam hal ini beragama Kristen dengan segala keyakinannya. Tetapi sebenarnya mereka berkeadaan jauh dari standar yang Allah kehendaki. Dari hal ini, dilahirkan teologi yang menekankan pemenuhan kebutuhan jasmani tanpa menggiring umat kepada kesucian Allah, agar layak menjadi mempelai Tuhan Yesus. Teologi yang salah tersebut juga tidak mengajak jemaat untuk memfokuskan diri pada langit baru dan bumi yang baru. Kondisi ini membentuk orang-orang Kristen menjadi duniawi, tanpa menyadari keduniawiannya tersebut. Sehingga mereka tidak mengadakan perlawanan terhadap semangat atau gairah zaman ini. Mereka telah tertawan oleh semangat atau gairah zaman ini dan menjadi bagian dari mereka. Sungguh hal ini sangat menyedihkan.
Sebaliknya, orang percaya yang mengenal kebenaran dan bertumbuh dalam kebenaran Injil yang murni yang diajarkan oleh Tuhan Yesus, akan sangat mengenali keadaan dunia yang fasik ini. Mereka berjuang untuk mempertahankan integritasnya sebagai anak-anak Allah dengan gaya hidup yang berpola pada gaya hidup yang dikenakan oleh Tuhan Yesus. Gaya hidup yang benar adalah gaya hidup yang menekankan kesucian seperti Tuhan dan fokus pada kehidupan yang akan datang, yaitu Kerajaan Tuhan Yesus di langit baru dan bumi yang baru. Selanjutnya, orang percaya ini berusaha melakukan segala sesuatu hanya untuk kepentingan Kerajaan Surga.
Orang percaya yang telah disadarkan oleh kebenaran ini, sebelumnya juga termasuk orang-orang yang terbelenggu oleh pola hidup anak-anak dunia. Mereka juga pernah merasa hidupnya wajar sebagai orang Kristen, wajar sebagai aktivis gereja, bahkan sebagai hamba Tuhan. Padahal keadaan mereka saat itu sangat jauh dari kehidupan wajar anak-anak Allah. Sekarang setelah disadarkan oleh kebenaran, selain berusaha untuk mempertahankan integritas,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings