Truth Daily Enlightenment

Penguasa Dunia


Listen Later

Tidak banyak orang yang mengerti dan benar-benar menyadari adanya penguasa dunia atau kuasa kegelapan, yang disebut beberapa kali oleh Yesus dan tulisan para rasul. Padahal, penguasa ini paling berperan dalam kejatuhan manusia ke dalam dosa dan kerusakan dunia ini. Oknum ini adalah musuh Allah, kekuatan yang melawan Allah dan yang berusaha menyeret sebanyak mungkin manusia ke dalam kebinasaan. Ia bergerak tiada henti di dalam kehidupan manusia. Salah satu keberhasilannya dalam menipu manusia adalah membuat manusia tidak menyadari manuvernya yang aktif dan masif, sehingga ia dapat menawan banyak orang—termasuk banyak orang Kristen—dalam cengkeramannya. 
Banyak orang Kristen yang tertawan, tetapi tidak menyadari keadaannya. Inilah kecerdikan musuh tersebut. Sementara itu, Tuhan seakan-akan diam. Mengapa? Sebab Tuhan memiliki tatanan, kalau Ia sudah berbicara dalam porsi tertentu dan seorang Kristen tidak merespons dengan benar, maka Tuhan membiarkannya. Oleh sebab itu, seharusnya kita peka terhadap setiap peringatan dan teguran Tuhan, serta meresponnya dengan baik. Jika tidak, kita akan terjerembab ke dalam jebakan kuasa kegelapan. Inilah dinamika orang percaya dalam menjalani hidup dengan kehendak bebas. Hidup adalah pergumulan antara menang dan kalah, merdeka atau tertawan, selamat atau binasa, dan surga atau neraka. 
Dalam terjemahan King James, Tuhan Yesus menyebut oknum kuasa gelap tersebut sebagai “the prince of this world” (Yoh. 14:30). Rata-rata terjemahan bahasa Inggris menerjemahkan demikian, tetapi di New King James (NKJ) diterjemahkan “the ruler of this world.” Dalam bahasa aslinya, terjemahan dari ho tou kosmou arkhon (ὁ τοῦ κόσμου ἄρχων). Kosmou dari asal kata kosmos yang artinya dunia, sedangkan kosmon berarti penguasa, tuan, atau pangeran (ruler, lord, prince). Yesus menyatakan bahwa oknum inilah yang menggerakkan massa Yahudi menyalibkan diri-Nya. Dalam Lukas 22:53, Yesus berkata mengenai oknum ini sebagai berikut: “Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu di dalam Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku. Tetapi inilah saat kamu, dan inilah kuasa kegelapan itu.” 
Kata “kuasa kegelapan” dalam teks aslinya adalah he exousia tou skotous (ἡ ἐξουσία τοῦ σκότους). Dalam terjemahan bahasa Inggris versi King James (KJV) adalah the power of darkness. Paulus menyebut kuasa kegelapan ini dalam Kolose 1:13, “Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih.” Dalam 1 Korintus 2:8, Paulus juga mengungkapkan, “Tidak ada dari penguasa dunia ini yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak menyalibkan Tuhan yang mulia.” Dengan demikian, di balik gerakan massa yang kuat, yang berteriak “salibkan Dia,” ada kuasa kegelapan yang memengaruhi dan menggerakkannya. Penguasa dunia yang sama dengan kuasa kegelapan inilah yang menguasai orang-orang yang tidak mengikuti jalan Tuhan. Paulus menulis kepada jemaat Efesus sebagai berikut: “Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka” (Ef. 2:2). 
Paulus sendiri mengakui bahwa dirinya—walaupun secara hukum Taurat tidak bercela—ada di bawah kekuasaan kuasa kegelapan ini (Ef. 2:3). Dari kuasa kegelapan ini, dipancarkan hikmat dunia yang menyesatkan. Mengenai hal ini Paulus mengatakan: “Sungguhpun demikian kami memberitakan hikmat di kalangan mereka yang telah matang, yaitu hikmat yang bukan dari dunia ini, dan yang bukan dari penguasa-penguasa dunia ini, yaitu penguasa-penguasa yang akan ditiadakan” (1Kor. 2:6). Kuasa kegelapan atau penguasa dunia mengajarkan “hikmat dari dunia.” 
Sebelum dimerdekakan oleh Yesus, orang-orang Kristen hidup dengan cara hidup anak-anak dunia dalam pengaruh kuasa kegelapan atau penguasa dunia ini. Hidup normal mereka adalah hidup normal anak-anak dunia yang tidak mengenal kebenaran.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings