Truth Daily Enlightenment

Pentingnya Mengenali Musuh


Listen Later

“Setan” merupakan kata yang tidak asing di telinga banyak orang, terutama orang beragama. Seiring dengan pembicaraan mengenai Allah, makhluk ini juga pasti disebut-sebut. Tidak ada oknum yang lebih membahayakan bagi manusia kecuali yang disebut setan atau Iblis. Mereka juga biasa disebut sebagai “kuasa gelap.” Oleh sebab itu, orang percaya harus mengenali dengan benar siapa oknum ini. Dalam doktrin perang, telah dibuktikan bahwa salah satu penyebab kekalahan dalam peperangan adalah tidak mengenali musuh dengan baik. Kesalahan mengenali oknum ini sangat berbahaya. Walaupun Alkitab tidak berbicara secara detil dan terperinci mengenai oknum ini, tetapi orang percaya dapat mengenali oknum tersebut dari berita Alkitab. Secara sporadis dalam beberapa bagiannya, Alkitab mengemukakan mengenai oknum ini. Dari hal tersebut, dapat diperoleh pengetahuan yang memadai mengenai siapa sebenarnya oknum ini. Untuk memperoleh pengetahuan yang memadai mengenai oknum ini, dibutuhkan kerja keras dan ketelitian dalam pimpinan Roh Kudus melalui Alkitab. Tentu berdasarkan kaidah menafsir Alkitab dengan baik dalam hermeneutik dan eksegesis yang cermat.
Selama ini landasan pemikiran mengenai asal-usul setan atau Iblis tidak kokoh dan terkesan bias, tidak jelas, dan tidak tegas. Banyak orang sering menyebut oknum ini, tetapi mereka tidak mengenali dengan benar siapa sebenarnya oknum tersebut. Banyak orang tidak pernah mengetahui asal usul dan keberadaan setan atau Iblis secara lengkap. Biasanya, pemahaman orang Kristen mengenai oknum setan ini bukan berasal dari hasil penggalian terhadap Alkitab, melainkan dari berbagai sumber di luar Alkitab. Karena begitu banyaknya masukan dari sumber-sumber yang bukan berasal dari Alkitab dalam waktu yang lama, maka pemahaman yang salah mengenai setan atau Iblis mengkristal di dalam pikiran mereka.
Hanya ada beberapa bagian dalam Alkitab atau teks-teks tertentu yang selama ini diakui sebagai keterangan mengenai asal-usul setan atau Iblis. Itu pun dipandang masih tidak terlalu jelas, sehingga ada teolog-teolog yang menyangkal teks-teks tersebut sebagai dasar atau landasan asal usul setan atau Iblis. Khususnya para teolog yang lebih menggunakan argumentasi nalar semata-mata tanpa membuka diri terhadap pimpinan dari Allah untuk pencerahannya. Mereka tidak mengenali oknum setan ini, dan cenderung menganggap tidak penting untuk mengenalinya. Mereka merumuskan ajaran atau doktrin hanya dengan akal pikiran mereka sendiri berdasarkan apa yang mereka peroleh di seminari atau sekolah tinggi teologi. Karena rumusan mereka begitu argumentatif—dan menurut mereka sesuai dengan kaidah hermenuetik dan eksegesis—maka mereka meyakini bahwa buah pikiran mereka berasal dari Roh Kudus. Padahal, tidak sedikit pandangan teologi yang sebenarnya sudah terumus oleh hasil dari olah nalar saja dalam pengaruh kuasa gelap, dalam pikiran duniawi. Orang-orang yang mempelajari Alkitab namun mengandalkan kemampuan akademis saja biasanya hidup dalam tawanan pikiran mereka, sehingga tidak menyadari bahwa mereka ada dalam pengaruh kuasa gelap.
Kalau orang percaya berusaha untuk mengenali dan memahami mengenai oknum tersebut, dimaksudkan agar orang percaya dapat berantisipasi terhadap oknum ini sesuai dengan Firman Allah, agar tidak terjebak dalam perangkapnya. Dengan mengenali setan atau Iblis dengan benar, besar potensi untuk dapat mengalahkannya, seperti Tuhan Yesus telah mengalahkannya. Mengenali musuh ini berarti mengenali cara bekerjanya dan target-target yang dibidiknya dalam hidup seseorang. Oleh sebab itu, orang percaya harus cerdas mengenali oknum setan atau Iblis ini dan memiliki kewaspadaan yang tinggi terhadapnya (Ef. 6:12; 1Ptr. 5:8-9; Mat. 12:43-45; dan lain-lain).
Banyak orang berpikir bahwa belajar mengenal setan atau Iblis dianggap sebagai hal yang sia-sia. Mereka menganggap bahwa teologi Kristen tanpa pengajaran mengenai makhluk surgawi tidak akan terpengaruhi secara signifikan.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings