Nats Alkitab : Roma 5:1
Penulis : Pdt. Pierre Tilaar
Banyak orang berusaha memperbaiki diri agar diterima Allah. Mereka mengejar kebaikan, pelayanan, bahkan pengorbanan, namun tetap merasa kurang dan bersalah. Nas hari ini mengingatkan bahwa pemulihan sejati tidak dimulai dari usaha manusia, melainkan dari tindakan Allah yang membenarkan orang berdosa melalui iman kepada Yesus Kristus.
“Dibenarkan karena iman” berarti Allah menyatakan kita benar bukan karena perbuatan, tetapi karena karya Kristus. Pembenaran ini menghadirkan damai sejahtera dengan Allah, dan memulihkan relasi yang dahulu (sebelumnya), telah rusak oleh dosa. Damai itu bukan sekadar perasaan tenang, melainkan status baru sebagai orang yang diterima. Inilah awal pemulihan setiap orang percaya. Mengapa demikian? Karena hati orang percaya tidak lagi dikuasai rasa bersalah, melainkan keyakinan bahwa Kristus telah menangung semuanya.
Hari ini, berhentilah mengandalkan diri sendiri. Datanglah dengan iman kepada Kristus, terima pembenaran-Nya, dan hiduplah dalam damai sejahtera Allah. Biarlah setiap langkah kita mengalir dari rasa syukur, bukan ketakutan. Ingatlah: iman kepada Kristus bukan akhir perjalanan, melainkan awal pemulihan yang sejati.
(Pdt. Pierre Tilaar - GKJ Seasons City)
“Iman membuka pintu anugerah yang tidak mampu dibuka oleh usaha manusia.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah saya masih berusaha merasa layak di hadapan Allah melalui perbuatan saya, atau sudah sungguh percaya pada pembenaran oleh iman?
2. Apakah damai sejahtera dengan Allah benar-benar menjadi dasar identitas dan keputusan hidup saya? Bagaimana agar dapat memiliki damai sejahtera itu?