“Yesus yang lain” mengajarkan hal-hal yang cenderung tidak logis, supernatural dan transendental.Biasanya ini dibahasakan secara umum sebagai “nge-roh,” karena selalu menekankan alam roh. Mengemukakan hal ini bukan berarti kita anti akan hal-hal yang supernatural dan transendental, atau alam roh.Kebenaran itu sangat logis, natural dan sangat bisa dipahami dengan nalar yang dikaitkan dengan kehidupan nyata. Banyak orang sedang menyukai hal-hal yang bersifat supernatural dan berunsur mistik. Ternyata,tren seperti ini telah masuk dalam lingkungan kehidupan anak-anak Allah. Hal ini bisa merupakan celah atau saluran yang digunakan Iblis guna menyesatkan gereja Tuhan di dunia. Dan, ini merupakan sarana Iblis yang efektif dan sangat ampuh sebab hal ini sangat mudah diterima oleh mereka yang kurang mengerti kebenaran.
Hal-hal yang berkenaan dengan alam roh atau supernatural menyangkut antara lain: nubuat, penglihatan, mimpi-mimpi, mendengar suara Tuhan, pengalaman dalam dunia orang mati atau pengalaman di surga dan di neraka, mukjizat-mukjizat, bahasa roh, dan lain sebagainya. Membicarakan hal ini bukan berarti kita tidak setuju adanya fenomena tersebut. Kita percaya bahwa hal-hal tersebut juga ada di dalam Alkitab dan merupakan bagian dari karunia-karunia Roh. Namun, kita dipanggil untuk menguji dengan teliti dan saksama terhadap fenomena alam roh Yesus atau “Yesus yang lain.”
Bahaya yang dihadapi jemaat Tuhan hari ini adalah serangan Iblis melalui saluran alam roh atau dunia supernatural. Iblis adalah makhluk supernatural, sehingga mudah sekali memperdaya—bukan saja jemaat awam, melainkan juga hamba Tuhan—mereka yang tidak dilengkapi dengan kebenaran Alkitab. Iblis si pendusta atau pembohong mampu memalsukan dengan canggih hal-hal yang berkenaan dengan alam roh ini. Jemaat sampai-sampai sulit membedakan manakah yang berasal dari Allah dan yang dari Iblis. Jadi kalau ada seseorang berbahasa roh, menyampaikan nubuat, penglihatan, mengadakan tanda ajaib dan lain sebagainya, hendaknya kita tidak cepat-cepat meyakini bahwa itu semua berasal dari Tuhan.Pemalsuan yang berkepanjangan seperti ini menggiring jemaat tidak pernah menemukan maksud keselamatan diberikan oleh Allah.
Kalau kita berbicara mengenai pemalsuan karunia-karunia Roh di dalam gereja, hal ini hendaknya tidak memicu kita untuk menghakimi dan menuduh hamba Tuhan yang berbahasa roh, bernubuat, menyaksikan penglihatan, mengadakan mukjizat dan berbagai demonstrasi karunia Roh sebagai nabi palsu. Maksud penjelasan ini dikemukakan adalah agar kita menjadi waspada terhadap fenomena tersebut bila terjadi di dalam gereja dan selalu memperhitungkan adanya penyesatan melalui orang-orang yang mengaku hamba Tuhan. Hamba-hamba Tuhan yang terjebak dalam fenomena alam roh yang salah akan memberikan doktrin-doktrin atau pengajaran wahyu dari alam roh kepada jemaat yang menganggap bahwa segala sesuatu yang supernatural pasti berasal dari Tuhan.Akibatnya, terjadi percampuran antara pendapat pribadi dan pengajaran roh-roh jahat.
Salah satu ciri dari hamba-hamba Tuhan yang menyesatkan jemaat adalah biasanya dalam pengajarannya sangat menekankan hal-hal supernatural (karunia-karunia Roh), tetapi mengabaikan pengajaran Alkitab yang menghasilkan buah Roh (Gal. 5:22-23). Mereka menjadikan pengalaman dunia supernatural atau alam roh sebagai ukuran kesempurnaan. Mereka tentu juga memberi kesan kepada jemaat bahwa mereka adalah “orang-orang istimewanya Tuhan.” Hal ini dimaksudkan agar mereka mendapat legitimasi dari jemaat untuk dipercayai sebagai hamba Tuhan yang benar dan pantas diikuti. Jika ukuran yang digunakan mereka untuk menunjukkan kedewasaan dan kesempurnaan adalah karunia Roh atau alam supernatural, hal itu sangat bertentangan dengan Alkitab. Ukuran kedewasaan dan kesempurnaan menurut Alkitab adalah “seperti Yesus.” Danuntuk membedakan apakah seseorang adalah nabi palsu atau bukan,kita bisa lihat dari buah Rohnya. Buah Roh di sini adalah memiliki pribadi seperti Kr...