Truth Daily Enlightenment

PERCAYA SECARA BENAR


Listen Later

Mengetahui seluk-beluk tentang Allah bukan berarti seseorang sudah memercayai dan mengalami Allah.Bahkan, sekalipun seseorang sangat cakap berteologi, ahli berbicara tentang Allah, belum tentu iasudah sungguh-sungguh memercayai Allah dengan benar dan mengalami-Nya secara riil. Orang yang sungguh-sungguh memercayai Allah, hidupnya akan berbeda sekali dengan orang lain walaupun proses untuk memercayai Allah itu tentu tidak mudah dan tidak sederhana. Kita harus memikirkan hal ini dengan sungguh-sungguh dan membangkitkan keyakinan bahwa kita hidup di suatu semesta atau alam, di mana ada Tuan Rumah yang mengatur segala tatanan dan berdiri sebagai Hakim. Dialah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus dan Bapa kita semua.
Kita hendaknya tidak berpikir bahwa hanya orang Kristen yang mengalami pemerintahan Allah. Sejatinya, Allah tidak terganggu dengan agama, keyakinan, kepercayaan, dan sistem-sistem keagamaan yang manusia miliki karena memang tidak mengenal Allah yang benar. Kepada mereka, Allah hanya mengukur seberapa mereka memiliki kasih, karena hukum yang sama dengan mengasihi Allah adalah “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Mat. 22:39).Jadi, kita bisa melihat di ujung langit mana pun, di ujung bumi mana pun, Allah tetap menegakkan tatanan-Nya. Jika anak melawan orangtua, anak itu akan terlaknat. Kejahatan pasti akan mendapatkan imbalan atauupah yang setimpal. Sebaliknya, kebaikan juga akan mendapatkan upah atau imbalan yang setimpal. Nuansa pemerintahan Allah cukup bisa kita tangkap dalam gerak Allah di Perjanjian Lama. Niniwe adalah kota kafir, tetapi Allah memerintahkan Yunus ke sana untuk menyelamatkan kota itu. Itu sudah merupakan isyarat dan sinyal bahwa Allah pun memerintah atasmereka. Tatkala penduduk Niniwe bertobat, Allah pun tidak jadi menghukum mereka dengan mendatangkan bencana kepada mereka.
Contoh-contoh seperti itu dapat ditemukan di dalam Alkitab. Allah memerintahkan bangsa Israel untuk menyambut orang asing di tengah mereka dan memperlakukan mereka secara manusiawi. Hendaknya kita tidak berpikir bahwa Allah hanya bekerjadi kalangan orang Kristen, dan pada zaman Perjanjian Lama, Allah hanya bekerjadi kalangan orang Yahudi. Ini tidak benar. Fakta empiris menunjukkan bahwa saat terjadi suatu kecelakaan, ternyata ada bayi yang masih hidup dalam kecelakaan itu, sementara penumpang yang lain tidak ada yang selamat. Hendaknya kita tidak berpikir bahwa ada campur tangan kuasa lain selain Allah. Sejatinya ada tangan Allah yang hidup, yang memelihara, dan mengadakan hal itu. Bumi ini adalah milik Allah. Kalau kita membaca sejarah, tidak ada penguasa jahat yang tidak mendapatkan upah dari kejahatannya. Kalaupun mungkin bukan penguasa itu sendiri yang memikulnya, pastinya anak atau cucunya akan menuai akibatnya. Memang, ada banyak misteri. Kita harus berpikir jujur dan tajam.Bapa kita ternyataadalah Bapa yang bijaksana kepada semua makhluk, kepada semua manusia dari segala suku bangsa di dunia ini.
Keteraturan tatanan, hukum-hukum di bumi ini, siklus alam, dan lain sebagainya, semua ada dalam kontrol dan kendali yang Mahakuasa, Bapa kita. Karena itu, sesuai Alkitab, semua manusia suatu hari nanti akan berurusan dengan Allah. Semua orang akan menghadap takhta pengadilan Allah. Bagaimana mungkin mereka akan menghadap takhta pengadilan Allah, sementara saat hidup di bumi ini, Allah tidak ada melalui campur tangan-Nya dengan segala tatanan dan hukum-Nya? Meskipun mereka tidak memiliki Taurat, di hati mereka sudah terlukis Tauratitu(Rm. 2:12-16). Dalam segala halAllah ternyata juga campur tangan dalam hidup semua manusia. Allah tetap menegakkan hukum-hukum dan tatanan-Nya. Karena itu, mereka akan diperhadapkan pada penghakiman Allah. Allah adalah Tuan Rumah semua makhluk hidup dan jagad raya ini. Kepada semua manusia juga berlaku tatanan: Iblis tidak bisa memaksa manusia untuk berbuat jahat, Allah pun tidak bisamemaksa mereka untukberbuat baik. Manusia tetap memiliki kehendak bebas.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings