Truth Daily Enlightenment

Perjuangan Untuk Rekonsiliasi


Listen Later

Banyak orang Kristen yang berpandangan bahwa kematian Yesus di kayu salib secara otomatis telah memperdamaikan dirinya dengan Allah. Ini sebenarnya sama dengan pandangan bahwa mengakui “Yesus mati di kayu salib menebus dosa manusia, maka secara otomatis mereka sudah berdamai dengan Allah. Ini berarti semua orang Kristen yang merasa sudah percaya kepada Yesus sudah memiliki keselamatan.” Padahal, penebusan yang dilakukan oleh Yesus harus diterima dengan iman. Dan “iman” itu tidak sama dengan keyakinan dalam nalar dan pengakuan terhadap status Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Iman itu tindakan. Iman bukan hanya aktivitas nalar atau pikiran, melainkan tindakan. Ini berarti kalau seseorang mengaku percaya kepada Yesus, maka harus ada tindakan untuk menunjukkan percayanya.
 
Oleh karena kesalahan pengertian tersebut, banyak orang Kristen yang sebenarnya belum diselamatkan atau belum benar-benar diperdamaikan dengan Allah. Itulah sebabnya Paulus mengatakan, “berilah dirimu diperdamaikan.” Kalau sampai Paulus mengatakan demikian, berarti harus ada usaha dari pihak manusia juga untuk menciptakan atau membangun perdamaian tersebut. Hal ini sama dengan nasihat Paulus agar orang percaya mengerjakan keselamatannya dengan takut dan gentar (Flp. 2:5-13). Mengerjakan keselamatan artinya berjuang mengubah diri untuk menjadi serupa dengan Yesus (Flp. 2:5-7) agar dapat hidup dalam persekutuan dengan Allah dan berinteraksi dengan Dia sebagai anak bagi Allah, Bapa kita. Untuk ini, kita harus mengerti apa sebenarnya yang dimaksud dengan “perdamaian” dengan Allah itu.
 
Perdamaian dengan Allah sama artinya dengan rekonsiliasi dengan Allah. Rekonsiliasi artinya tindakan untuk memulihkan hubungan yang sudah putus atau rusak atau retak dari dua pihak. Kemudian, agar terjalin hubungan seperti semula atau sesuai dengan maksud hubungan atau relasi itu diadakan dua pihak harus aktif. Dalam rekonsiliasi, ada usaha untuk menyesuaikan satu sama lain atau menyamakan persepsi dan menghilangkan perbedaan demi harmonisasi hubungan kedua belah pihak. Tentu dalam hal ini, bukan Allah yang menyesuaikan diri terhadap kita, melainkan kita yang menyesuaikan diri terhadap Allah. Dalam rekonsiliasi akhirnya terjadi persekutuan untuk memperjuangkan satu kepentingan. Tentu dalam hal ini kita memperjuangkan kepentingan Allah, karena Allah telah memperjuangkan kepentingan kita melalui Tuhan Yesus Kristus.
 
Inilah sesungguhnya keselamatan itu, yaitu sebuah proses dari usaha Allah untuk mengembalikan manusia ke dalam rancangan Allah semula. Maksud dikembalikannya manusia ke rancangan Allah semula adalah agar manusia berkeadaan seperti yang dirancang pada awal penciptaan, dimana manusia berpotensi memiliki persekutuan dengan Allah. Potensi untuk dapat bersekutu dengan Allah tidak dimiliki manusia, sehingga manusia dikatakan sebagai kehilangan kemuliaan Allah, dan hidup dalam bayang-bayang maut terpisah dari Allah selama-lamanya di api kekal. Keselamatan adalah inisiatif dari pihak Allah. Ia mengutus Putra Tunggal-Nya, Tuhan Yesus, untuk memikul dosa-dosa manusia sehingga manusia bisa dibenarkan di hadapan Allah. Tetapi hal ini bukan berarti secara otomatis terjadi perdamaian atau rekonsiliasi dengan Allah.
 
Jadi, kedatangan Tuhan Yesus membuat orang percaya dibenarkan di hadapan Allah atau dianggap benar dulu di mata Allah, walaupun sebenarnya belum sungguh-sungguh berkeadaan benar. Selanjutnya, orang percaya harus mengubah diri untuk bisa berkonsiliasi dengan Allah. Dalam rekonsiliasi dengan Allah, yang harus melakukan perubahan adalah manusia, karena manusia yang telah kehilangan kemuliaan Allah. Manusia yang telah berkhianat kepada Allah. Allah tidak kehilangan kemuliaan-Nya, manusialah yang kehilangan kemuliaan Allah. Itulah sebabnya, dalam proses keselamatan, orang percaya harus mengenal hakikat Allah dengan benar dan harus berusaha dengan segala perjuangan untuk memiliki kodrat-Nya (2Ptr.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings