Truth Daily Enlightenment

Perjuangan Untuk Tetap Setia


Listen Later

Kuasa kegelapan atau penguasa dunia berusaha merusak kehidupan orang percaya yang benar, yaitu orang percaya yang normal di mata Allah yang mengenakan gaya hidup Yesus. Usaha kuasa kegelapan bertujuan supaya orang percaya menjalani hidup dalam kenormalan anak-anak dunia, sehingga menjadi tidak normal di mata Allah. Untuk itu, penguasa dunia menyuntikkan berbagai hikmat dunia dengan segala filosofinya, supaya cara berpikir orang percaya menjadi rusak. Inilah yang dikhawatirkan oleh Paulus, sehingga ia menulis: “Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya” (2Kor. 11:3). Suasana dunia diciptakan atau dikondisi sedemikian rupa oleh “penguasa dunia” agar dapat memengaruhi orang percaya yang benar, agar mereka meninggalkan gaya hidup yang meneladani Yesus.
Bujukan atau godaan ini sudah pernah dilakukan oleh penguasa dunia kepada Yesus, yaitu ketika ia menawarkan keindahan dunia. Kalau Yesus menyembah penguasa tersebut, maka keindahan dunia diberikan kepada-Nya. Yesus dalam intergritas-Nya menolak tawaran tersebut, dan tetap hidup sebagai Anak Allah yang secara patut hanya menyembah dan berbakti kepada Allah saja (Luk. 4:5-8). Yesus menjaga hidup normal-Nya sebagai anak Allah. Hal ini dilakukan oleh Yesus, sebab Ia harus menjadi pokok keselamatan (Yun. aitios) atau “penggubah” bagi orang-orang percaya yang taat kepada-Nya. Yesus harus membangun kenormalan hidup sebagai Anak Allah yang setia sampai mati di kayu salib. Untuk itu, dibutuhkan perjuangan yang tidak ringan. Dalam hal ini, orang percaya harus menyadari bahwa perjalanan hidup kekristenan adalah perjuangan yang berat, menuntut pengorbanan segenap hidup tanpa batas.
Kita belajar dari sejarah gereja, khususnya zaman setelah masa aniaya atau sejak dikeluarkannya maklumat Milan atau edict Milan. Sejak orang-orang Kristen mendapat tawaran hidup dalam kenyamaman, justru kekristenan mengalami kemerosotan. Orang-orang Kristen hidup kompromi dengan penguasa dunia dengan cara hidup sama seperti anak-anak dunia yang tidak mengenakan kehidupan Yesus. Orang-orang Kristen mulai memiliki kehidupan normal baru (new normal) yang salah, yaitu kenormalan seperti yang dimiliki anak-anak dunia. Pada dasarnya, sikap hidup orang Kristen dengan normal baru yang salah tersebut adalah sikap kompromi dimana mereka menyesuaikan diri dengan kehidupan manusia di sekitarnya. Sikap kompromi seperti ini sebenarnya adalah pengkhianatan atau ketidaksetiaan kepada Tuhan.
Di balik fenomena perubahan zaman sejak edict Milan, sebenarnya penguasa dunia bermanuver menyesatkan orang-orang Kristen. Lebih lagi setelah Konsili Nicea—dimana kaisar yang masih belum dibaptis atau masih kafir bisa menyelenggarakan pertemuan untuk para pemimpin Kristen—gereja mulai disusupi unsur kekafiran. Kekristenan mengalami “mutan,” berubah wajah dari kehidupan berwajah batiniah Yesus, menjadi berwajah dunia. Tentu di balik wajah dunia ini, terdapat kuasa kegelapan. Kekristenan yang diwarisi oleh banyak orang Kristen hari ini, tidak sedikit yang palsu; bukan kekristenan yang diajarkan oleh Yesus.
Dalam sepanjang sejarah kehidupan, penguasa dunia tidak pernah berhenti berusaha untuk menyeret sebanyak mungkin orang Kristen agar memiliki gaya hidup yang bertentangan dengan gaya hidup anak Allah yang telah diperagakan oleh Yesus. Itulah sebabnya, Paulus mengingatkan orang percaya untuk menjadi kuat di dalam Tuhan, karena ada musuh yang selalu berusaha menyesatkan. Dalam Efesus 6:11-12 Paulus mengatakan: “Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.”
Orang percaya harus terus berjaga-jaga dan mengenakan perlengkapan senjata Allah su...
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings