Truth Daily Enlightenment

PERJUANGAN YANG BERAT


Listen Later

Perjalanan hidup kekristenan adalah perjuangan yang tidak pernah berhenti sampai menutup mata. Kalau suatu hari kita gagal menyenangkan hati Allah dengan berbuat suatu kesalahan, kita harus membuat komitmen baru. Kalau seandainya kita gagal lagi, kita membuat komitmen baru lagi. Kita tidak boleh berhenti berubah. Firman Tuhan mengatakan, “Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana” (Ams. 24:16). Ayat ini menunjukkan bahwa ada kemungkinan umat Tuhan mengalami kejatuhan. Kalau sudah jatuh bukan berarti sudah final, tidak bisa diperbaiki lagi dan tidak ada kesempatan. Selama seseorang masih menyadari kesalahannya dan mau berubah berarti Tuhan masih memberi kesempatan untuk memperbarui orang tersebut. Kecuali seseorang sudah tidak peduli terhadap kesalahannya, dan tidak lagi mau memperbaiki kesalahan tersebut. Orang seperti ini jatuh dalam keadaan “menghujat Roh Kudus.” Menghujat Roh Kudus artinya sikap yang secara permanen menolak penggarapan Roh Kudus. Tentu Roh Kudus menuntun, berulang-ulang mengingatkan, menegur, dan selalu berbicara kepada seseorang. Tetapi kalau orang tersebut secara terus-menerus tidak mau menerima penggarapan Roh Kudus sampai mendukakan Roh Kudus, akhirnya akan memadamkan Roh. Jika sudah sampai stadium tersebut, ia masuk ke stadium menghujat Roh Kudus.
 
Dalam Ibrani 12:3-5 tertulis: “Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa. Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah. Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: “Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya.” Kalimat-kalimat dalam ayat ini mengisyaratkan adanya suatu pergumulan atau perjuangan berat untuk mencapai iman yang sempurna, artinya ketaatan yang berstandar Yesus (Ibr. 12:1-2). Penulis kitab Ibrani yang tentunya oleh ilham Roh Kudus menasihati kita agar tidak putus asa dalam perjuangan tersebut. Ini berarti perjuangan tersebut benar-benar bisa membuat seseorang gagal.
 
Kalau dikatakan di dalam firman Tuhan bahwa Yesus sampai “mencucurkan darah” dalam perjuangan-Nya, berarti itu sebuah perjuangan yang “all out,” yang mengerahkan seluruh kehidupan tanpa batas. Orang percaya pun dikehendaki memiliki perjuangan seperti itu. Tanpa mempertaruhkan segenap hidup tanpa batas, seseorang tidak mungkin berhasil dalam perjuangan tersebut. Dalam hal ini, nyatalah bahwa kekristenan menyita seluruh kehidupan kita. Kekristenan bukan “bagian hidup kita,” tetapi seluruh kehidupan kita.
 
Perjuangan seperti ini adalah satu-satunya agenda hidup orang percaya. Satu-satunya perjuangan, artinya orang percaya dipanggil bukan untuk hidup wajar seperti manusia pada umumnya. Umat pilihan adalah umat yang standarnya ditentukan untuk serupa dengan Yesus (Rm. 8:28-29). Orang percaya adalah orang-orang yang ditentukan untuk menjadi anak-anak Allah (Ef. 1:4-5). Menjadi anak-anak Allah bukan hanya statusnya yang secara sepihak mendapat pengakuan dari Allah, melainkan orang percaya harus berjuang untuk benar-benar berkeberadaan sebagai anak-anak Allah. Anak-anak Allah harus memiliki kesucian seperti Allah, Bapanya (1Ptr. 1:16-17). Itulah sebabnya, kalau seseorang memanggil Allah, “Bapa,” ia harus hidup dalam ketakutan selama menumpang di bumi, sebab orang yang memanggil Allah sebagai “Bapa” harus keluar dari cara hidup yang salah atau yang sia-sia yang diwarisi dari nenek moyang (1Ptr. 1:18-19). Dengan demikian, menjadi orang percaya berarti harus mengambil bagian dalam kodrat ilahi (2Ptr. 1:3-4) atau mengambil bagian dalam kekudusan Allah.
 
Kalau seseorang tekun dalam perjuangan untuk mengalami perubahan, maka perubahan akan benar-benar terjadi secara nyata.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings