Truth Daily Enlightenment

PERUBAHAN KODRAT


Listen Later

Kekristenan pada dasarnya adalah jalan hidup, bagaimana menjalani hidup sebagai anak-anak Allah, yaitu jalan hidup orang-orang yang mengalami perubahan hidup untuk bisa berkeadaan segambar dan serupa dengan Allah. Hanya orang yang mengalami perjumpaan pribadi dengan Allah yang bisa menjadi anak-anak Allah. Kehidupan anak Allah yang sesungguhnya telah diperagakan oleh Yesus ketika mengenakan tubuh daging seperti manusia pada umumnya, sekitar dua ribu tahun lalu. Yesus adalah model kehidupan anak Allah yang harus dimiliki setiap orang percaya. Dengan demikian, kekristenan pada dasarnya adalah menjalani kehidupan seperti yang telah dijalani oleh Yesus. Itulah sebabnya, firman Allah mengatakan agar orang percaya menjadi serupa dengan Yesus (Rm. 8:28-29) atau memiliki pikiran dan perasaan yang terdapat juga pada Yesus Kristus (Flp. 2:5-7). Pikiran dan perasaan Kristus di sini berarti nurani seperti yang ada pada Yesus, yang juga sama dengan memiliki cara berpikir seperti Yesus. Kalau cara berpikir seseorang sama seperti Yesus, maka segala sesuatu yang dilakukan selalu sesuai dengan kehendak Allah Bapa.
Kehidupan orang percaya yang semakin serupa dengan Yesus adalah kehidupan manusia yang mengalami perubahan, dari manusia yang masih mengenakan kodrat dosa beralih dengan mengenakan kodrat ilahi (2Ptr. 1:3-4). Kehidupan manusia yang berkodrat ilahi adalah kehidupan yang luput dari hawa nafsu dunia yang membinasakan. Ini berarti kehidupan orang yang berkodrat ilahi adalah kehidupan orang yang hasratnya bukan lagi pada pemuasan diri sendiri, baik nafsu daging maupun jiwanya yang rusak. Manusia yang tidak berkodrat ilahi—atau masih berkodrat dosa—bukan berarti pasti menjadi manusia biadab yang selalu melanggar hukum moral umum. Berkodrat dosa berarti keadaan dimana seseorang tidak dapat memiliki ketepatan bertindak yang selalu sesuai dengan pikiran dan perasaan Allah.
Orang yang masih berkodrat dosa bukan berarti pasti tidak hidup santun di mata manusia di tengah-tengah masyarakat. Mereka masih bisa hidup santun di mata masyarakat, bahkan bisa beragama dengan saleh. Dalam hal ini, keadaan orang yang telah jatuh dalam dosa bukan berarti pasti tidak bermoral baik dalam pandangan agama dan manusia. Mereka masih sangat bisa bermoral baik dalam pandangan agama dan manusia, tetapi tidak dalam standar baik menurut gambar dan rupa Allah. Kalau orang Kristen tidak memahami kebenaran ini, mereka merasa puas dengan hidup keberagamaan yang bermoral baik di mata manusia, tetapi tidak berjuang untuk menjadi sempurna seperti Bapa atau serupa dengan Yesus. Banyak orang Kristen terkunci dalam kebodohan tersebut. Ironisnya, mereka tidak menyadari hal itu sama sekali.
Berkodrat ilahi artinya kehidupan yang keinginannya hanya melakukan kehendak Bapa secara tepat, dan mengerjakan tugas atau pekerjaan yang Bapa berikan kepada masing-masing orang percaya. Inilah prinsip hidup yang dikenakan oleh Yesus (Yoh. 4:34). Orang percaya yang berkodrat ilahi berarti menemukan kemuliaan Allah yang hilang. Jadi, kekristenan adalah perjalanan hidup untuk menemukan kemuliaan Allah yang hilang atau kualitas kehidupan seperti yang dirancang Allah sejak semula. Memang pada mulanya, Allah merancang manusia berkeadaan segambar dan serupa dengan diri-Nya. Keadaan ini adalah keadaan dimana seseorang memiliki kemuliaan Allah. Kualitas kehidupan seperti ini yang gagal dicapai oleh Adam, tetapi kemudian hari berhasil dicapai oleh Yesus. Kehidupan dengan kemuliaan Allah dikenakan oleh Yesus, yaitu selalu bertindak sesuai dengan pikiran dan perasaan Allah. Yohanes menyaksikan kemuliaan kehidupan anak Allah dalam diri Yesus (Yoh. 1:14).
Kehidupan mengenakan kodrat ilahi adalah kehidupan yang dikehendaki oleh Allah dan menyukakan hati-Nya. Inilah yang dimaksud dengan sempurna seperti Bapa. Allah menginginkan karya agung-Nya, yaitu manusia, bisa berkeadaan segambar dan serupa dengan diri-Nya. Hanya hal ini yang bisa memuaskan hati Allah. Dengan demikian,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings