Coba bayangkan sebuah negeri di mana dunia tuyul mereka tenyata malah berlomba-lomba merancang start-up sendiri. Masing-masing startup punya keahliannya, ada yang berfungsi untuk mencuri saldo Gopay, sebagian lainnya untuk menyadap mesin ATM, hingga yang remah-remah macam menggondol saldo e-Toll atau mencuri jatah diskon kartu kredit. Jika hal itu terjadi dan dilekatkan dalam konteks masyarakat yang percaya penuh bahwa agama monoteisme adalah lawan bagi makhluk halus. Nggak pernah terbayang kan kalau tiap booth ATM di masa depan akan dipenuhi simbol-simbol pengusiran setan agama-agama Abrahamic?
Hal yang mungkin terjadi lainnya jika tuyul menjadi tech savvy adalah, bisa jadi tiap masuk aplikasi uang elektronik macam Gopay atau OVO akan muncul pop-up ajian mantra anti-gaib agar tiap transaksi bebas gangguan mistis. Bisa dibayangkan ternyata bukan cuma uang dalam sistem Perbankan, tuyul yang awalnya hanya tercipta di konteks lokal merambah jadi global akibat dia bisa masuk ke sistem bitcoin. Ia pun bisa mengintervensi saham, sangat memungkinkan bisa jadi Elon Musk giting adalah akibat tuyul yang mengintervensi saham Teslanya. Kalau kalian pikir ini nggak nyambung, lo pikir dengan bilang bahwa gempa di kawasan lempeng itu bentuk dari azab, nyambung apa?