Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah berkata bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda, "Barangsiapa bermimpi melihatku maka sungguh ia telah melihatku yang sebenarnya, karena sesungguhnya setan tidak bisa menyerupaiku." (HR. Ahmad no.9124, shahih).
Lantas apakah maksud dari lafadz hadits tersebut berarti orang yang bermimpi bertemu Rasulullah, maka ia dapat pula melihat Nabi ﷺ disaat tidak tidur? Dengarkan penjelasan islami di Podcast Ruang Qolbu episode kali ini.