Alkisah, putri cantik dari Kerajaan Champa mengasingkan diri ke lereng Gunung Marapi, untuk bertapa, sekaligus meredakan patah hati, usai kisah asmaranya bersama seorang panglima tidak direstui orang tua. Namun, saat sudah mencapai kesaktian nan mandraguna, ia justru mengalami patah hati yang jauh lebih buruk rupa.