Podcastery Jurnalrisa

Podcastery Jurnalrisa

By JurnalrisaHistory
Download on the App Store

Podcastery Jurnalrisa episodes

  • Eps 11 : Ketika Kami Merasakan Kehadiran Mereka
    S2 E11 : "Entah apa maksud kehadiran mereka mendatangi kami berdua saat itu". Malam ini, Dimasta akan berbagi pengalamannya ketika merasakan kehadiran sosok yang tiba-tiba saja menghampiri dirinya ketika sedang tinggal berdua bersama Risa. Lengkapnya di Podcastery Jurnalrisa..
    31 min
  • Eps 10 : Pesan Menyeramkan Dari William
    S2 E10 : Setelah sekian lama tidak berinteraksi dengan Peter Cs, akhirnya Risa memutuskan untuk mencoba memanggil mereka. Dan yang menarik perhatian Risa saat itu adalah, Pesan menyeramkan dari William. Lengkapnya di Podcastery Jurnalrisa..
    31 min
  • Eps 9 : Anak-Anak Itu Bukan Manusia
    S2 E9 : Hari ini giliran Riana Rizki yang bercerita. Dan cerita malam ini sangat spesial, karena ini adalah salah satu kisah nyata yang membuat Riri trauma sampai saat ini. Lengkapnya Di Podcastery Jurnalrisa..
    41 min
  • Eps 8 : Kisah Sepatu Hitam
    S2 E8 : Hari senin kemarin saya benar-benar trauma dan ketakutan, ketika diganggu sosok yang tiba-tiba berada di dalam kamar saya. Dan malam ini saya akan mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi kepada kalian. Dan siapa sebenarnya sosok itu..
    31 min
  • Eps 6 : Menginap Di Rumah Sakit
    S2 E6 : Malam ini, giliran Pak RT nya Jurnalrisa nih yang cerita pengalaman seramnya ketika menginap di salah satu Rumah Sakit, yang ternyata menyimpan banyak cerita mistis. Lengkapnya di Podcastery Jurnalrisa..
    31 min
  • Eps 5 : Kamar Mayat
    S2 E5 : Masih bertemakan Rumah Sakit. Malam ini, member baru Tim Jurnalrisa (Jeffry) menceritakan pengalaman seramnya ketika berada di Rumah Sakit. Dan lebih tepatnya, kejadian ini terjadi ketika berada di Kamar Mayat. Lengkapnya di Podcastery Jurnalrisa..
    32 min

About Podcastery Jurnalrisa

From the publisher's feed

Selamat datang di Podcastery Jurnalrisa, dimana kalian semua tak usah terlalu pusing dengan isi obrolan kami, atau bahkan percaya dengan isi obrolannya, karena seyogyanya percaya itu hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.