Kalau kita melihat kembali pada bagaimana pandemi ini merebak, kita akan melihat bahwa dalam proses itu ada unsur “kesalahan” kita. Misalkan: kalau saja kita lebih ketat untuk taat pada pembatasan sosial, mungkin kita tidak akan melihat lonjakan kasus sedemikian tinggi. Atau kalau mau ditarik lebih jauh, kalau saja kita lebih cepat mengisolasi diri dari rute interaksi internasional, mungkin kasus kita tidak akan setinggi sekarang. Pada akhirnya memang kita tidak bisa mengubah waktu. Yang sudah terjadi sudah menjadi bagian dari qadla-Nya. Hanya, melihat “campur tangan” kita dalam pandemi yang kita hadapi, saya jadi teringat refleksi evaluatif Nabi Adam. Ikuti kajian keislaman di Podcastren: Facebook: bit.ly/kajianpodcastren Spotify: bit.ly/dengerinpodcastren Instagram: https://www.instagram.com/podcastren/ #NabiAdam #Khuldi #podcastren