Truth Daily Enlightenment

Potensi Disesatkan


Listen Later

Orang Kristen akan sangat mudah disesatkan di dalam gereja ketika gereja mengajarkan mengenai satu sosok yang bernama “Yesus” dan mengajarkan juga bahwa “Yesus” di semua gereja dan yang disampaikan semua pengkhotbah itu sama. Di dalam pikiran mereka, “Yang penting adalah nama Yesus.” Namun, mereka tidak mengerti bahwa nama bisa sama, tetapi pribadinya bisa berbeda. Penyesatan lebih mudah terjadi terhadap orang Kristen yang telah menjadi Kristen sejak kecil, yang menjadi Kristen bukan karena pertobatan atau mengenal secara pribadi Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, tetapi karena “warisan agama.” Mereka adalah orang Kristen yang tidak mengerti kebenaran Injil. Kelompok ini adalah kelompok orang “beragama Kristen,” tetapi yang hidup dalam tawanan kuasa kegelapan, sehingga tidak mengenal Yesus yang sejati. Pemahaman mereka tentang Tuhan adalah dari apa yang mereka terima dan apa yang mereka dengar tanpa bergumul sendiri untuk menemukan Yesus yang sejati. Miskinnya pemahaman terhadap kebenaran Firman Tuhan mencenderungkan seseorang mudah disesatkan dengan mudah menerima “Yesus yang lain.”
Mereka pergi ke gereja pada setiap hari Minggu, bahkan pada pertengahan minggu, dan mereka juga pergi ke kebaktian persekutuan doa. Mereka tampak serius memerhatikan khotbah pendeta, tetapi tidak memberi seluruh wilayah hati dan hidupnya untuk Tuhan setiap hari karena Yesus yang mereka kenal ternyata salah. Yesus yang mereka kenal yaitu “Yesus yang lain,” yang mereka pikir dapat dipuaskan hanya melalui kehadiran umat di gereja demi mengikuti liturgi.Mereka berpikir bahwa mereka tidak perlu menjadi orang Kristen yang sungguh-sungguh sempurna seperti Bapa dan serupa dengan Yesus atau menjadi orang percaya yang dikembalikan ke rancangan semula Allah, atau mengambil bagian dalam kekudusan Allah atau mengenakan kodrat ilahi. Mereka tidak mau berjuang mengerjakan keselamatan dengan memiliki pikiran dan perasaan Kristus (Flp. 2:5-7, 12-13), sehingga jauh dari standar hidup orang percaya, “… Aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.” Orang-orang yang mendengar ajaran “Yesus yang lain” akan hidup dalam kewajaran seperti manusia lain hidup. Biasanya, mereka juga masih kompromi dengan pola hidup yang tidak berdasar pada kesucian Allah.
Orang-orang Kristen yang belajar dari “Yesus yang lain” melalui pelayan-pelayannya tidak menekankan proses pembaruan pikiran. Padahal pikiran adalah medan pergumulan yang menentukan apakah seseorang dikuasai oleh Tuhan atau setan, musuh Allah (Iblis). Paulus dalam tulisannya mengemukakan bahwa dirinya menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus (2Kor. 10:5). Ini merupakan perjuangan yang harus dilakukan oleh setiap anak Tuhan (2Kor. 10:4). Pikiran adalah tempat di mana terdapat pangkalan, apakah pangkalan itu untuk Tuhan atau musuh-Nya. Itulah sebabnya Firman Tuhan mengatakan agar kita menjaganya dengan segala kewaspadaan (Ams. 4:23). Kata “hati” dalam teks ini adalah leb (לֵב), selain berarti hati juga berarti mind (pikiran).
Dalam Yohanes 8:43, Tuhan Yesus mengatakan, “Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasa-Ku? Sebab kamu tidak dapat menangkap firman-Ku.” Kata “menangkap” dalam nas ini, teks aslinya adalah akuo (ἀκούω), yang juga berarti mengerti atau memahami. Tidak mengerti Firman Tuhan sehingga tidak memahami bahasa Tuhan artinya tidak mengerti apa yang dipercakapkan-Nya. Ini sama dengan “tidak nyambung” dengan Tuhan. Orang-orang yang disesatkan bisa cukup—bahkan sangat giat—dalam kegiatan rohani sebagai jemaat, aktivis gereja bahkan pendeta. Namun sayang sekali, mereka mengenal “Yesus yang lain,” sehingga dengan demikian mereka gagal menerima keselamatan dalam Yesus Kristus. Mereka tidak bisa diselamatkan. Demikian pula dengan sebagian orang Kristen yang sebenarnya giat mencari Tuhan, tetapi karena mereka belajar dari “Yesus yang lain,” mereka tidak mengalami keselamatan yang sejati. Namun ironisnya,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings