
Sign up to save your podcasts
Or


Ini adalah Episode Perkenalan terhadap PUISI sebagai sarana "healing". Dengarlah gejolak jiwa Chairil Anwar dalam Puisi "AKU" yang terdengar 'liar' dan sangat ekspresif. Bacalah dengan intuisi Anda dan lepas-merdekakan jiwa Anda!
AKU
Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih perih
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
By Tina Bone HermanIni adalah Episode Perkenalan terhadap PUISI sebagai sarana "healing". Dengarlah gejolak jiwa Chairil Anwar dalam Puisi "AKU" yang terdengar 'liar' dan sangat ekspresif. Bacalah dengan intuisi Anda dan lepas-merdekakan jiwa Anda!
AKU
Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih perih
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi