Tertautku pada jiwa retisalya.... Pada jiwa dan bejana-bejana pikiran yang memahami nasib realitasnya sendiri... Mari merayakan hakikat tertinggi kehidupan sebagai manusia seutuhnya... Sehingga lewatβ¦
syair, aku piawai menggumamkan harmoni di tengah lingkaran hidup yang anomali.. Ya, menari bersama merana merupakan keahlianku saat ini... Selamat datang di pintu kesahku yang gemar berfilosofi π