
Sign up to save your podcasts
Or


Pergantian tahun disambut dengan beragam bencana. Mulai dari kecelakaan pesawat, banjir, longsor, erupsi, dan sebagainya. Bagaimana media bekerja dalam merespons bencana?
Indonesia dan Jepang memiliki persinggungan isu yang sangat penting, yaitu soal bencana. Program Radar Tangguh lahir untuk merespon bencana yang terjadi, khususnya dengan manajemen informasi dan media. Jepang menjadi salah satu mitra kolaborasi. Kami memetakan beberapa hal untuk dikaji, diaplikasikan, dan diadopsi bersama, tentu dengan penyesuaian atas konteks yang ada. Lalu bagaimana praktik radio darurat di Jepang?
Trajektori program Radar Tangguh selama hampir tiga tahun terakhir telah memproduksi beragam pengetahuan dan praktik baik. Sebuah konsorsium yang tumbuh bersama beberapa organisasi, antara lain Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI), Radio FMYY Jepang, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Combine Resource Institution, serta AMARC Asia Pacific, ini membersamai radio darurat dan radio komunitas yang dikelola oleh masyarakat untuk mengurangi risiko bencana. Adapun radio-radio yang telah beroperasi dalam misi kebencanaan, pun menjadi bagian dari program Jaringan Radio Komunitas Indonesia dan Combine Resource Institution yaitu Tsunami di Aceh (2004), Gempa Bumi di Yogyakarta (2006), Tsunami di Pangandaran (2006), Gempa Bumi di Padang (2009), Erupsi di Gunung Merapi (2006, 2010), Erupsi di Gunung Sinabung (2014), Erupsi di Gunung Kelud (2014), Tanah Longsor di Banjarnegara (2014), Erupsi di Gunung Agung (2018), dan Gempa Bumi di Lombok dan Palu (2018), serta fasilitasi pendidikan jarak jauh akibat pandemi Covid-19 di beberapa daerah (2020).
Kerelawanan dan Perempuan adalah hal yang sangat dekat. Namun seringkali dilupakan. Dalam respon bencana tidak banyak cerita tentang perempuan relawan yang terlibat dan diangkat. Kali ini kita akan mendengarkan cerita dari seorang relawan perempuan yang menjadi pegiat Radio Komunitas Siaga COVID-19. Simak kiprahnya sebagai relawan informasi mengedukasi komunitas disekitarnya dan memberikan dampak langsung melalui radio komunitas membantu sesama dalam respon bencana COVID19.
From the publisher's feed