Masalah air baku di Kota dan Kabupaten Bekasi sepertinya menjadi momok bagi masyarakat, karena kualitasnya yang buruk membuat mereka bimbang menggunakannya, tetapi di sisi lain membutuhkan air untuk kegiatan sehari-hari.
Air baku yang dikelola oleh PDAM Tirta Patriot dan Tirta Bhagasasi itu seakan membuat masyarakat geram atas produksi air yang berbau, keruh, dan volumenya kecil, ditambah lagi pelayanannya tidak memuaskan.
Pada satu tahun belakangan ini banyak masyarakat dari Kota/Kabupaten Bekasi yang memberikan keluhannya kepada Radio Dakta agar disampaikan ke pihak terkait. Beberapa diantaranya:
"Assalamualaikum. Setiap hari air PDAM Tirta Patriot kayak gini. Mohon sampaikan ya ke Pemkot Bekasi. Karena tiap hari berapa ratus sampai berapa ribu liter air dibuang karena tidak layak pakai. Tetapi tetap harus dibayar," keluh Jajang Rusnadi melalui Whatsapp Radio Dakta, 30 Juli 2019.
“Mohon maaf minta tolong sampaikan ke PDAM Bekasi kabupaten/kota sudah 1 bulanan air kotor/keruh dan sekarang air sudah sedikit jernih tapi banyak cacing kecil yang terbawa air, terima kasih atas bantuannya. Area pondok ungu permai sektor 5 blok Q RW 29,” tulis Slamet Warsono melalui Whatsapp Radio Dakta pada 4 Agustus 2019.
Dalam rangka menyambung lidah masyarakat kepada pemerintah, Radio Dakta menggelar Dialog Ruang Publik dengan menghadirkan narasumber yang berkaitan dengan persoalan di atas, pada Selasa (3/9) di Hotel Amaroossa Grande Bekasi.