Radio Muhajir Project

Radio Muhajir Project

By Muhajir ProjectEducation
Download on the App Store

Radio Muhajir Project episodes

  • Riyaadhush Shaalihiin 1639. "DUA MISI DALAM MENGUNGKAPKAN CINTA"

    Bismillah,

    1639. DUA MISI DALAM MENGUNGKAPKAN CINTA
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya
    Hadits ke-390 | Hadits Anas Radhiallahu ‘anhu
    Dari Anas Radhiallahu ‘anhu
    أَنَّ رَجُلاً كَانَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، فَمَرَّ بِهِ ، فَقال : يارسول اللَّهِ إِنِّي لأُحِبُّ هَذا ، فقال له النبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «أَأَعْلمتَهُ ؟ » قَالَ : لا قَالَ : «أَعْلِمْهُ» فَلَحِقَهُ ، فَقَالَ : إِنِّي أُحِبُّكَ في اللَّه ، فقالَ : أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْببْتَنِي لَهُ . رواه أبو داود بإِسنادٍ صحيح .
    "Bahwa ada seorang laki-laki berada di samping Nabi lalu ada seseorang melewatinya dan dia berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya mencintai orang ini.' Maka Nabi ﷺ bersabda kepadanya, 'Apakah kamu telah memberitahukannya?' Dia menjawab, 'Belum.' Beliau bersabda, 'Beritahukanlah kepadanya.' Maka dia segera mengejarnya. Lalu berkata kepadanya, 'Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.' Maka dia menjawab, 'Semoga engkau dicintai oleh Allah yang karena-Nya engkau telah mencintaiku." (HR. Abu Dawud dengan sanad shahih)

    13 min
  • 200. AKIBAT MEREMEHKAN WALI ALLAH | Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim

    Bismillah,

    200. AKIBAT MEREMEHKAN WALI ALLAH
    Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim
    (Adab Penuntut Ilmu dan Adab Para Ahli Ilmu)
    Karya Ibnul Jama'ah
    Bab 2, Pasal 1, Poin 9 (Halaman 37, penerbit Pustaka Al-Ihsan)
    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُوا۟ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌ مِّن نِّسَآءٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا۟ بِٱلْأَلْقَٰبِ ۖ بِئْسَ ٱلِٱسْمُ ٱلْفُسُوقُ بَعْدَ ٱلْإِيمَٰنِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ
    Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (QS. Al-Hujurat: 11)
    إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
    Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Hujurat: 13)
    فَلَا تُزَكُّوٓا۟ أَنفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ ٱتَّقَىٰٓ
    maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa. (QS. An-Najm: 32)

    1 hr 45 min
  • Kajian Wanita 212. "LEMAH LEMBUTLAH WAHAI WANITA" | Kitab Al-Wabilush Shayyib

    Bismillah,

    212. LEMAH LEMBUTLAH WAHAI WANITA
    Kajian Wanita Kitab Al-Wabilush Shayyib
    Pasal: Keutamaan shadaqah
    Halaman 95
    Dia-lah Allah Yang Maha Penyayang dan mencintai orang-orang yang penyayang, dan Dia hanya akan mengasihi hamba-hamba-Nya yang penyayang; Dia Maha Menutupi dan mencintai hamba-Nya yang menutupi aib atau kesalahan orang lain; Dia Maha Pemaaf dan mencintai hamba-Nya yang memaafkan orang lain; Dia Maha Pengampun dan mencintai orang yang diberikan ampunan; Dia Mahalembut dan mencintai sifat lembut dari hamba-Nya; Dia marah kepada orang yang kasar, keras, yang berjalan dengan sikap sombong; Dia Maha Pemurah dan mencintai sikap ramah; Dia Maha Murah hati dan mencintai sifat murah hati; Dia Mahabaik dan me-nyukai kebaikan dan para pelakunya; Dia Mahaadil dan mencintai keadilan; Maha Menerima udzur dari orang-orang yang memiliki udzur dan mencintai orang yang menerima udzur dari hamba-hamba-Nya; Dia memberikan balasan kepada hamba-hamba-Nya sesuai dengan sifat-sifat ini. Siapa yang memaafkan maka ia akan dimaafkan; siapa yang memberikan ampunan maka akan diampunkan; siapa yang memberikan izin maka akan diizinkan; siapa yang lemah lembut kepada hamba-Nya maka ia akan dilemahlembuti; siapa yang menyayangi makhluk-Nya maka ia akan disayangi; siapa yang berlaku baik kepada mereka maka akan diperlakukan secara baik; siapa yang derma kepada mereka maka akan diperlakukan dengan derma juga; siapa yang memberikan manfaat kepada mereka maka akan diberi manfaat baginya; siapa yang menutup aib mereka maka akan ditutup pula aibnya; siapa yang memaafkan mereka maka akan dimaafkan; siapa yang menyelidiki cacat mereka maka akan diselidiki juga cacatnya; siapa yang menghalangi kebaikan mereka maka kebaikannya akan dihalangi; siapa yang rindu kepada Allah maka Allah akan rindu kepadanya; siapa yang melakukan makar maka ia akan diberi makar; siapa yang menipu maka ia akan ditipu; siapa yang bermu'amalah kepada makhluk-Nya dengan satu sifat maka Allah akan bermu'amalah kepadanya dengan sifat tersebut di dunia dan di akhirat. Allah akan memperlakukan hamba-Nya sesuai dengan perlakuan hamba itu kepada makhluk-Nya.

    45 min
  • Riyaadhush Shaalihiin 1638. "NGOBROL YANG BERADAB"

    Bismillah,

    1638. NGOBROL YANG BERADAB
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 46 | Bagaimana Mencintai Karena Allah, Anjuran Mencintai karena Allah, Mengungkapkan Cinta kepada yang Kita Cintai, & Apa yang Diucapkan Jika Mengungkapkannya
    Hadits ke-390 | Hadits Anas Radhiallahu ‘anhu
    Dari Anas Radhiallahu ‘anhu
    أَنَّ رَجُلاً كَانَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، فَمَرَّ بِهِ ، فَقال : يارسول اللَّهِ إِنِّي لأُحِبُّ هَذا ، فقال له النبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «أَأَعْلمتَهُ ؟ » قَالَ : لا قَالَ : «أَعْلِمْهُ» فَلَحِقَهُ ، فَقَالَ : إِنِّي أُحِبُّكَ في اللَّه ، فقالَ : أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْببْتَنِي لَهُ . رواه أبو داود بإِسنادٍ صحيح .
    "Bahwa ada seorang laki-laki berada di samping Nabi lalu ada seseorang melewatinya dan dia berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya mencintai orang ini.' Maka Nabi ﷺ bersabda kepadanya, 'Apakah kamu telah memberitahukannya?' Dia menjawab, 'Belum.' Beliau bersabda, 'Beritahukanlah kepadanya.' Maka dia segera mengejarnya. Lalu berkata kepadanya, 'Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.' Maka dia menjawab, 'Semoga engkau dicintai oleh Allah yang karena-Nya engkau telah mencintaiku." (HR. Abu Dawud dengan sanad shahih)

    12 min
  • MENGEJAR TIGA LEMBAH EMAS

    Bismillah,

    MENGEJAR TIGA LEMBAH EMAS
    Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahumullah-
    Video pendek dari Kajian Rutin Serial Tadzkiratus Saami’ Wal Mutakallim Fii Adabil ’Alim Wal Muta’alim
    198 “Dua Akar Dosa-Dosa Jin & Manusia”
    youtube.com/live/AVv1NkbD_Fw?si=tnC_rFUWzyuqjDHf

    2 min

About Radio Muhajir Project

From the publisher's feed

Kumpulan Kajian-Kajian Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri حفظه الله تعالى

More shows like Radio Muhajir Project

Radio Rodja 756 AM by Radio Rodja 756AM

Radio Rodja 756 AM

7 Listeners

MPAQ by MPAQ

MPAQ

1 Listeners

Sirah Nabawiyah - Ustadz Dr Firanda Andirja Lc MA by Akhirat Selamanya

Sirah Nabawiyah - Ustadz Dr Firanda Andirja Lc MA

0 Listeners

The Holy Quran, Sheikh Maher Al-Muaiqly | القران الكريم ماهر المعيقلي by Sheikh Maher Al-Muaiqly

The Holy Quran, Sheikh Maher Al-Muaiqly | القران الكريم ماهر المعيقلي

25 Listeners