Fluent Fiction - Indonesian:
Rainy Reunion: Siblings Unite in Yogyakarta's Market Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2025-11-27-08-38-20-id
Story Transcript:
Id: Pasar makanan di Yogyakarta ramai pagi itu, penuh warna dan aroma khas yang menggoda.
En: The food market in Yogyakarta was bustling that morning, full of tempting colors and distinctive aromas.
Id: Langit mendung, warna kelabu yang membawa ancaman hujan lebat.
En: The sky was overcast, a gray color that heralded heavy rain.
Id: Di antara deretan gerobak dan kios, tiga saudara bertemu setelah lama terpisah.
En: Among the rows of carts and stalls, three siblings met after being apart for a long time.
Id: Ada Rizwan, Sari, dan Dewi.
En: There were Rizwan, Sari, and Dewi.
Id: Rizwan, kakak tertua, tampak sibuk.
En: Rizwan, the eldest brother, looked busy.
Id: Dia memastikan segala persiapan untuk menemukan ramuan yang bisa menenangkan penyakit ibu mereka.
En: He was ensuring all preparations were made to find a potion that could soothe their mother's illness.
Id: Bersama dia ada Sari, kakak tengah yang penuh emosi, dan Dewi, adik bungsu yang sering berjiwa pemberontak.
En: With him were Sari, the emotional middle sister, and Dewi, the often rebellious youngest.
Id: Saat Maulid Nabi datang, mereka merasa terpanggil untuk berkumpul.
En: When the Maulid Nabi arrived, they felt compelled to gather.
Id: Tapi masing-masing membawa beban dan cerita sendiri.
En: But each carried their own burdens and stories.
Id: Rizwan ingin keluarganya kuat untuk ibu.
En: Rizwan wanted his family to be strong for their mother.
Id: Sari ingin lebih banyak waktu bersama untuk menghidupkan kembali kasih sayang keluarga mereka.
En: Sari wanted more time together to rekindle their family's love.
Id: Dewi, meskipun ragu, ingin memahami posisinya di tengah keluarga ini.
En: Dewi, though doubtful, wanted to understand her place in this family.
Id: Di bawah kanopi langit yang mendung, Rizwan berkata, "Kita perlu menciptakan sistem dukungan untuk ibu.
En: Under the canopy of the overcast sky, Rizwan said, "We need to create a support system for Mom.
Id: Kerjasama kita sangat penting.
En: Our cooperation is very important."
Id: "Sari berkata, "Tapi kita juga butuh waktu bersama, bermain kembali seperti dahulu.
En: Sari said, "But we also need time together, playing like we used to.
Id: Itu akan membantu ibu merasa lebih baik.
En: That will help Mom feel better."
Id: "Dewi hanya terdiam, melihat sekeliling pasar, pikirannya terbagi antara pergi dan menetap.
En: Dewi was silent, looking around the market, her thoughts torn between leaving and staying.
Id: Masa lalu yang rumit dengan saudara-saudaranya mengganggu hatinya.
En: A complicated past with her siblings troubled her heart.
Id: Tiba-tiba, hujan turun dengan deras.
En: Suddenly, rain poured down heavily.
Id: Mereka berlari mencari tempat berteduh, masuk ke dalam warung kecil yang menjual soto panas.
En: They ran to find shelter, entering a small warung selling hot soto.
Id: Mereka duduk, berkumpul, hujan menjadi latar percakapan mereka.
En: They sat together, gathered, with the rain as the backdrop to their conversation.
Id: "Begini," kata Rizwan, melihat ke kedua adiknya, "Untuk ibu, kita harus bersatu.
En: "Here's the thing," said Rizwan, looking at his two siblings, "For Mom, we have to unite.
Id: Sari, kita bisa membuat waktu untuk kebersamaan.
En: Sari, we can make time for togetherness.
Id: Dan Dewi, kehadiranmu di sini penting.
En: And Dewi, your presence here is important."
Id: "Sari mengangguk, "Aku mengerti.
En: Sari nodded, "I understand.
Id: Mungkin aku bisa bantu dengan cara yang lebih realistis.
En: Maybe I can help in a more realistic way."
Id: "Mata Dewi mulai berbinar, "Maafkan aku kalau masih ragu.
En: Dewi's eyes started to glisten, "Forgive me if I'm still doubtful.
Id: Tapi aku ingin bersama kalian.
En: But I want to be with you.
Id: Kita harus melupakan masalah lalu.
En: We have to forget past problems."
Id: "Dengan soto yang menghangatkan mereka dan hujan yang terus deras di luar, ketiga saudara ini menemukan kedamaian baru.
En: With soto warming them and the rain pouring outside, these three siblings found a new peace.
Id: Rizwan mulai memahami pentingnya emosi dalam kehidupan.
En: Rizwan began to understand the importance of emotions in life.
Id: Sari belajar untuk menghargai pendekatan praktis, dan Dewi mulai merasa diterima apa adanya.
En: Sari learned to appreciate practical approaches, and Dewi began to feel accepted as she was.
Id: Ketika hujan reda, langkah mereka kembali ke pasar terasa ringan.
En: When the rain subsided, their steps back to the market felt lighter.
Id: Mereka bukan hanya menemukan ramuan untuk ibu mereka, tetapi juga semangat baru untuk memperkuat ikatan keluarga mereka.
En: They had not only found a potion for their mother but also a new spirit to strengthen their family bond.
Id: Maulid kali ini memberikan hadiah terindah: sebuah persatuan yang diperoleh dari perjalanan hati yang sesungguhnya.
En: This Maulid gave the most beautiful gift: unity attained from a true journey of the heart.
Vocabulary Words:
- bustling: ramai
- tempting: menggoda
- overcast: mendung
- heralded: membawa ancaman
- carts: gerobak
- stalls: kios
- eldest: tertua
- soothe: menenangkan
- rebellious: pemberontak
- compelled: terpanggil
- burdens: beban
- rekindle: menghidupkan kembali
- canopy: kanopi
- support: dukungan
- cooperation: kerjasama
- torn: terbagi
- shelter: berteduh
- backdrop: latar
- unite: bersatu
- togetherness: kebersamaan
- glisten: berbinar
- doubtful: ragu
- subsided: reda
- steps: langkah
- attained: diperoleh
- distinctive: khas
- potion: ramuan
- conversation: percakapan
- appreciate: menghargai
- practical: praktis