Nehemia 9:5 Dan berkatalah Yesua, Kadmiel, Bani, Hasabneya, Serebya, Hodia, Sebanya dan Petahya, orang-orang Lewi itu: "Bangunlah, pujilah TUHAN Allahmu dari selama-lamanya sampai selama-lamanya! Terpujilah nama-Mu yang mulia, yang ditinggikan mengatasi segala puji dan hormat!"
Inilah yang menjadi pesan Tuhan bagi kita. Apapun bagian dari kehidupan kita yang mungkin “temboknya dalam keadaan roboh, hampir roboh, atau dalam keadaan yang kurang baik,” (mungkin wilayah keuangan yang kurang baik, pekerjaan, usaha, hubungan dengan anggota keluarga/pasangan yang kurang baik, ancaman, keadaan pelayanan atau apapun), tetaplah berfokus bukan kepada “keadaan temboknya,” namun lebih kepada Tuhan yang dahsyat dan menakjubkan.Kalau sampai pesan tentang kedahsyatan Tuhan ini disampaikan kepada kita, artinya bisa jadi adanya umat-umat Tuhan yang selama ini sudah lebih banyak mengandalkan kekuatannya sendiri ketimbang berfokus kepada Tuhan yang luar biasa yang siap melakukan perkara-perkara yang menakjubkan. Tuhan seolah-olah sedang memerkenalkan diri-Nya lagi kepada umat-Nya sambil menekankan bahwa betapa Ia adalah Tuhan yang jangan pernah diragukan kehebatan-Nya.