Inilah yang menjadi pesan Tuhan bagi kita. Sama seperti Petrus yang tidak memahami apa yang Yesus sedang lakukan, demikian pula halnya saat ini dengan kita. Apa yang sedang kita hadapi saat ini, mungkin kita belum mengerti. Apalagi ketika yang dihadapi adalah sesuatu yang dianggap “tidak enak” atau “tidak baik” di mata kita, seperti kegagalan (gagal dalam pekerjaan, urusan cinta, hubungan dengan sesama, dan lain-lain), kekecewaan, dijahati, diperlakukan tidak adil, ditinggal orang yang kita kasihi atau menghadapi sesuatu yang tidak mudah saat ini, dan berbagai hal lainnya. Namun sadarilah bahwa ada “skenario besar” Tuhan di balik semua yang terjadi saat ini yang belum kita pahami.
Memang betul, bahwa kita manusia tidak dapat memahami semua yang Tuhan lakukan. Namun cobalah pertimbangkan kehebatan-Nya. Alkitab memberi tahu kita bahwa Tuhan itu tidak terbatas, kekal, Mahakuasa, Mahahadir, Mahatahu, dan sebagainya. Di ayat pertama Alkitab pun kita telah diberitahu bahwa Tuhan melalui kuasa-Nya menciptakan langit dan bumi dan seluruh alam semesta. Bumi kita sendiri tampak besar bagi kita, tetapi itu hanya setitik jika dibandingkan dengan semua yang Tuhan ciptakan. Sungguh Tuhan kita itu terlalu hebat!