Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
YESUS MENYEMBUHKAN DI KOLAM
Diambil dari: Yohanes 5:6 & 8
“Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa sudah lama orang itu dalam keadaan demikian, berkatalah Ia kepadanya: ‘Maukah engkau sembuh?’ … Kata Yesus kepadanya: ‘Bangunlah, angkat tilammu dan berjalanlah.’”
Wonder Kids, ketika Yesus berada di Yerusalem untuk salah satu hari raya orang Yahudi, Ia datang ke sebuah kolam di dekat Pintu Gerbang Domba, di sebelah utara Bait Allah. Dulu, kolam itu dipakai oleh pelayanBait Allah untuk membersihkan domba-domba yang akan dipersembahkan sebagai korban.
Lama-kelamaan, orang-orang percaya bahwa kolam itu bisa menyembuhkan penyakit. Suatu hari, Yesus melihat seorang laki-laki yang sudah sakit selama tiga puluh delapan tahun. Ia sudah lama menunggu di sana supaya bisa sembuh.
Ketika Yesus bertanya apakah ia mau sembuh, orang itu mungkin bingung. Jelas Ia ingin sembuh karena itu ia berada di pinggir kolam. Ia tidak tahu siapa Yesus saat itu, sehingga orang lumpuh ini tidak berpikir Yesus bisa menyembuhkannya. Padahal, Yesus adalah Anak Domba Allah yang sejati, yang datang untuk menolong dan menyelamatkan manusia.
Wonder Kids, saat kita membutuhkan pertolongan, kita perlu ingat dari mana pertolongan kita berasal. Kita boleh pergi ke dokter dan minum obat saat sakit, tetapi harapan terbesar kita tidak boleh hanya pada manusia atau benda. Harapan kita ada pada Yesus. Dokter, obat, makanan dan minuman adalah alat yang Tuhan pakai untuk menyembuhkan kita.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau kamu sakit atau menghadapi masalah, tetaplah berdoa dan percaya kepada Tuhan. Ingatlah bahwa Yesuslah sumber pengharapan kita, bukan hanya obat atau pertolongan manusia.
Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah sumber pengharapan kami. Tolong aku supaya tidak hanya berharap pada hal-hal dunia ini, tetapi percaya penuh kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah pengharapan kita bukan pada kolam atau benda apa pun, tetapi pada Yesus Kristus yang hidup. Tuhan Yesus memberkati.