ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ 💖ⓅⒶⒼⒾ
🌟 MEI🌟
2️⃣0️⃣2️⃣3️⃣
A WORLD OF WONDER
(DUNIA YANG AJAIB)
Mari nikmati berkat Tuhan melalui Ciptaan-Nya, mari alami Keajaiban-Nya setiap hari melihat kebesaran Tuhan melalui Dunia yang menakjubkan yang ditulis oleh:
Pdt. Doug Batchelor
🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈
Thema Bulan ini:
BURUNG-BURUNG DAN SERANGGA
* Rabu,* 31 Mei
LEM TEMBAK KECIL
Ayat Inti: 1 Korintus 12:27
”Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.”
📖 Saya yakin jika makhluk kecil yang menakjubkan ini, bila berada di dunia manusia dimana hukum tentang pekerja anak berlaku maka serangga ini tidak akan diizinkan untuk bekerja seperti yang mereka lakukan. Adalah semut penenun di Australia Utara yang telah menemukan bahwa bayi-bayi semut tersebut dapat dijadikan lem tembak yang bagus. Melalui organisasi teratur yang luar biasa, semut-semut ini, yang juga dikenal sebagai semut pohon hijau, akan membuat rumahnya dari dedaunan hidup. Untuk mencapai hal ini, beberapa semut pekerja akan membentuk rantai dengan tubuhnya untuk menarik daun bersama. Sementara itu, semut lain memanjat batang pohon sambil membawa anak-anak mereka di dalam mandibula mereka. Bayi-bayi semut tersebut sebenarnya adalah larva kecil mirip belatung, yang mereka pinjam dari sarang lain yang sudah ada.
Sesampainya di lokasi pembangunan, semut-semut ini akan memeras denga lembut bayi-bayi semut itu lalu diarahkan ke daun-daun yang digunakan untuk pembangunan. Dari bayi itu kemudian akan keluar sejenis sutra seperti lem. Para semut ini akan mengayunkan bayi larva mereka bolak-balik melintasi persimpangan, untuk menyatukan daun-daun yang menjadi material pembangunan. Hal ini akan terlihat seperti jaringan sutra putih yang akan menahan daun di tempatnya. Saat proyek pembangunan selesai, para semut itu akan pindah ke sarang daun mereka yang baru, berukuran sebesar bola kaki. Meskipun para semut mempekerjakan bayi-bayi semut itu langsung setelah ditetaskan, larva semut masih tetap dapat berkembang menjadi semut dewasa yang sehat. Melalui kerja sama total para semut muda dan tua, koloni semut penenun akan mampu membangun jaringan rumah mereka yang kokoh.
Hubungan sosial semut penenun dapat mengajarkan kita tentang kerja sama yang Allah rancang untuk kita miliki di rumah dan gereja kita. Paulus menjelaskan, ”Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.” (1 Korintus 12:12). Sama seperti ada berbagai jenis semut penenun di satu koloni (seperti ratu, pekerja, pengumpul, dan bahkan larva) untuk membantu koloni tersebut bertahan hidup, Tuhan juga telah memberikan berbagai karunia di gereja untuk keberhasilan pelayanan jemaat. Semua bagian dari tubuh itu penting.
✅ ”Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh. Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: ”Aku tidak membutuhkan engkau.” Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: ”Aku tidak membutuhkan engkau.” (ayat 20, 21). Seperti semut penenun, kita akan berkembang jauh lebih baik dalam kesehatan gereja dan keluarga jika kita menghargai setiap anggota jemaat, bahkan para bayi sekalipun!
https://youtu.be/0lUSwKByQYo
TUHAN MEMBERKATI 🙏🏻
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Pendalaman 📝
WA/Telegram : +62 811-162-6629