Bunda Teresa dari Kalkuta juga mengatakan kalau engkau mencintai, "cintailah sampai engkau terluka". Hati Kudus Yesus adalah contoh dari semua pesan diatas. Karena cinta, Yesus bersedia mati di kayu salib. Kehidupan terkadang membawa kita kepada kehidupan yang penuh kenikmatan, kebesaran dan kehormatan atau juga kehidupan yang penuh sengsara, kesedihan dan kesusahan. Apapun yang kita alami dalam hidup ini, ingat ini, Hati Kudus Yesus akan selalu membakar hati kita, Hati Kudus akan memberi bantuan rohani, dan berkat rahmat Hati Kudus kita akan diselamatkan.