Pengajaran Yesus itu hendak menegaskan kepada kita, bahwa di dalam diri kita sendiri banyak pikiran, kehendak, tutur kata atau perbuatan jahat, yang itu semua pasti tidak berkenan bagi Allah. Walau diri kita sedemikian itu, toh Allah dengan kasihNya terus mengampuni kita. Mau dan mampukah kita mengampuni atau mendoakan orang yang menyakiti hati kita?.