Kita selalu berusaha untuk memiliki yang baru, supaya tidak dianggap ketinggalan jaman, misalnya, kita punya gadget baru, rumah baru, mobil baru, dsb. Namun, bagaimana jika kita diminta untuk memiliki cara baru dalam kita berpikir, bertutur kata, bersikap atau berperilaku , bahkan beriman ? Mari kita belajar dari Petrus, yang mengalami pembaharuan imannya akan Yesus Kristus.