Kita pun sering mengalami kedukaan yang mendalam karena "kematian", bukan saja ditinggal mati orang yang kita kasihi, tetapi bisa kematian karena kehilangan mata pencaharian, disingkirkan, dikhianati perkawinannya, dsb., yang menyebabkan hati dan jiwa kita berduka atau terlantar. Adakah kita percaya bahwa Allah, dalam diri Yesus, tetap peduli dan akan memberikan pemeliharaan atas kehidupan kita?.