#moderator dewinda dan #ulasan ini terkait pemakaian bahasa saat pandemik
Korona di tanah air. Persoalan kebahasaan ini diulas oleh
“Nasrullah, M.A”
Alumni FIB Unhas dan Pascasarjana UGM yang saat
ini dosen FIB Unmul Samarinda. Lock-down dan social distancing adalah dua diksi sekaligus istilah yang populer sejak wacana virus Corona (covid-19) mengemuka di masyarakat. Kedua diksi dan istilah berbahasa Inggris ini tidak bisa dipungkiri telah digunakan secara massif di pewacanaan ruang publik.
Tulisan ini bermaksud menguraikan persoalan bahasa yang massif digunakan dalam percakapan baik yang dilakukan oleh masyarakat awam hingga pejabat pemerintah dalam komunikasi kepada publik.
Bahasa sebagai artikulasi dan identifikasi identitas, sebagai pembawa pesan dan bahasa dalam kaitannya dengan identitas nasional adalah pokok-pokok pikiran yang akan dituangkan pada tulisan ini.