The Australian Museum has repatriated the ancestral remains of 17 Rapa Nui islanders to their eastern Pacific place of origin. This homecoming has renewed calls for the return of giant statues, or Moai, from the British Museum. But a UK based archaeologist has warned against overturning historic arrangements made between consenting parties. - Australian Museum telah memulangkan sisa-sisa jenazah leluhur dari 17 penduduk Pulau Rapa Nui ke tempat asal mereka di Pasifik bagian timur. Repatriasi ini kembali memicu seruan agar patung-patung raksasa, atau Moai, dikembalikan dari British Museum. Namun, seorang arkeolog berbasis di Inggris memperingatkan agar tidak membatalkan kesepakatan historis yang telah dibuat oleh pihak-pihak yang menyetujuinya.
Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.
Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.