Truth Daily Enlightenment

Secukunya


Listen Later

“Yesus yang lain” menjanjikan kelimpahan, tetapi Yesus mengajar bagaimana hidup dalam kesederhanaan. Seperti yang diteladankan Yesus, orang percaya harus memiliki rasa cukup. Rasa cukup dapat ditemukan dalam 1Timotius 6:6, “Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.” Kebenaran ini harus selalu berulang-ulang dikemukakan agar orang percaya dapat mendalami secara lebih jauh kebenaran yang terkandung di dalamnya. Hal ini dimaksudkan agar orang percaya dapat mengenakannya dalam hidup ini, sehingga dapat melanjutkan pengiringannya kepada Tuhan dengan lebih baik. Tanpa rasa cukup, orang percaya tidak dapat membangun hubungan yang harmonis dengan Tuhan.Tanpa rasa cukup, seseorang tidak dapat berjalan bersama dengan Tuhan. Rasa tidak cukup merupakan irama yang dimiliki hampir semua orang agar dapat dikawinkan dengan dunia ini.
Dari tulisan Yakobus (Yak. 4:1-4) sangatlah jelas dipahami, bagaimana seseorang dijerat oleh dunia sehingga mereka menempatkan diri sebagai musuh Allah. Seorang yang mengingini dunia dan merasa bahwa dunia bisa melengkapi hidupnya berarti mengabdi kepada Mamon. Hal ini merupakan sikap menolak Tuhan sebagai Majikan satu-satunyayang dilayani. Walaupun bibir menyebut Yesus sebagai Tuhan, namun dalam kenyataan hidup ini mereka tidak menerima dan memperlakukan Yesus sebagai Majikan atau Tuhan. Orang-orang seperti ini pada dasarnya mengikat hubungan, seperti hubungan suami istri, dengan dunia. Mereka tentu saja terikat dengan dunia dan hidup dalam keserakahan.
Tanpa disadari, banyak orang Kristen yang masih hidup dalam keserakahan. Namun, mereka menganggap hal itu bukan dosa yang membahayakan, bahkan tidak menyadari sama sekali bahwa ini merupakan suatu dosa utama.Hal yang sangat membahayakan hari ini adalah Tuhan diseret untuk memuaskan hasrat atau keinginan-keinginan pribadi seseorang. Orang-orang Kristen seperti itu mengalaskan tindakannya berdasarkan pengertianbahwa Tuhan itu sangat baik dan berkuasa. Inilah yang membuat mereka tidak mau mengerti bahwa Tuhan menghendaki agar orang percaya puas dengan apa yang ada. Oleh sebab itu,kita harus bisa membedakan manakah kebutuhan dan manakah keinginan.Tuhan menghendaki orang percaya merasa cukup dengan apa yang ada, sehingga keinginannya hanya diisi oleh kerinduan terhadap perkara-perkara yang di atas (Kol. 3:1-3).
Tidak dapat disangkal bahwa dunia kita hari ini dibawa kepada semangat materialisme yang sangat kuat. Manusia menjadi manusia yang konsumeristis dan bergaya hidup konsumtif. Keadaan ini membuat banyak orang tidak dapat membedakan antara “apa yang menjadi kebutuhan” dan“apa yang diingini atau dihasrati.” Tidak semua yang diinginkanadalahkebutuhan. Kebutuhan dan keinginan adalah dua hal yang sangat berbeda. Kalau seseorang sudah tidak bisa membedakan manakah kebutuhan yaitu apa yang benar-benar dibutuhkan untuk menjalani hidup ini, dan keinginan,rusaklah kehidupannya. Tuhan menghendaki orang percayauntuk memiliki rasa cukup, sehingga dalam 1Timotius 6:8dikatakan, “Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.” Maksud ayat ini adalah bahwa hal yang penting adalah seseorang dapat menjalani hidup ini. Bertalian dengan hal ini, Tuhan Yesus mengajarkan agar orang percaya mengucapkan Doa Bapa Kami, “Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.” Rasa cukup memang bisa berifat relatif.Hal itu tergantung dari filosofi hidup masing-masing individu.
Kekristenan bukan agama untuk orang kebanyakan orang.Artinya adalah bahwa kekristenan adalah jalan hidup yang hanya bisa dikenakan oleh segelintir orang yang tidak berharap kebahagiaan hidup di dunia. Dan memang kebahagiaan dunia sangatlah terbatas. Tidak mengharapkan kebahagiaan hidup di dunia bukan berarti tidak bahagia.Tuhan justru akan menggirangkan orang percaya dengan segala hal yang ada padanya.Selama orang masih berharap bahwa dunia bisa memberikan hidup yang lengkap, utuh, bahagia, aman, dan nyaman, ia tidak akan pernah bisa mengenakan kekristenan yang sej...
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings