Kepada Senyawa Alam,
Sampaikan salamku kepada yang terpendam,
Sungguh teduh kala kupandang,
Tapi sayang dirinya malang,
Aku tahu kau bisa tergenggam,
Dari cara kita bertegur salam,
Pernah bermimpi aku kan datang?
Tak tak sampai nyaman di pandang!
Selalu tersimpan dalam dalam,
Bak beton terpukul godam,
Kau tahu aku tak kejar tayang,
Kau sebut luka yang tak terbayang.
07 November 2020, Seruput Senja