Ketika iri melihat ramainya mall sedangkan rumah ibadah disepikan, apakah ibadah kita sudah menjauhi diri dari iri dan dengki ? Jadi sebenarnya protes tersebut untuk keadilan atau hanya rasa iri pribadi. Menggap yang di mall bodoh, tapi kemudian meminta kebodohan itu dilegalkan ke tempat ibadah. Lalu apa bedanya ? Jika demikian, benarkah kita hanya hamba amatiran ?