Ramadhan tahun ini memang terasa berat ya. Apalagi untuk anak rantau yang gabisa pulang. Berasa banget sendirinya. Sedih gabisa kumpul dengan sanak keluarga. Tapi kesedihan bukan hanya datang dari kaum perantauan. Masih banyak kesedihan yang dialami oleh yang lainnya. Semangat yaa untuk kita semua. Semoga semua duka ini segera usai~
Belum apa apa kita sudah akrab dengan tangisan. Mulai dari bencana alam yang silih berganti. Wabah virus yang tak kunjung henti. Ekonomi kian menurun. Bahkan kita sudah kehilangan banyak raga~
Aku tau, 2020 memang seberat itu. Mulai dari bencana yang silih berganti, wabah virus yg kunjung henti, ekonomi kian menurun bahkan saat ini kita sudah mulai kehilangan banyak raga~
Sepertinya si ceria sedang berada di ujung kata menyerah. Kutau kamu pasti lelah, mari beristirahatlah. Jangan merasa kuat sendirian berbagi bukan hal yang salah. Jika dirasa berat menangislah karena menangis bukan cara yang salah untuk menyampaikan rasa. Semangat untuk terus ceria semoga akan selamanya selalu ceria:)))
Tentang sudut ruang yg dulu berbinar terang kini meredup kenang. Pasang headsetmu, nikmati kisah yang bergerak sendu. Sesap kopimu, pejamkan mata dan berterimakasihlah pada masalalu. -by Wira Nagara-