
Sign up to save your podcasts
Or


Tengah ramai warga dunia mengunggah foto pribadi mereka bergaya animasi studio ghibli hasil buatan kecanggihan teknologi AI.
Trend ini menjadi hiburan tersendiri karena mereka alhasil bisa mengetahui rupa wujud mereka di dalam bentuk animasi, terkhususkan dengan gaya animasi ghibli yang mendunia itu.
Bagaimanapun, trend ini pada akhirnya menuai protes juga. Banyak orang yang menyayangkan sikap Open AI yang tidak memberikan batasan dan kebijikan atas karya seni buatan Studio Ghibli ini. Open AI seperti tidak menghargai hak cipta dari sebuah karya seni.
Sebuah ironi memang. Di saat kemajuan teknologi sains membantu banyak orang mendapatkan kebermanfaatan, di saat itu pula etika dan moral luput dari perhatian.
Hakikatnya, sains tidak menjelaskan etika dan moral. Oleh karena itu, hubungan sains dan etika haruslah komplementer.
Insecure dengan saudara kandung bisa menjadi keresahan tersendiri, bahkan insecure-nya terkadang melebihi insecure dengan orang lain. Tapi wajar gak sih?
Pada dasarnya, insecure itu boleh, tapi jangan sampai stres dan depresi.
To get to know me more:https://linktr.ee/shonanar_rohman?utm_source=linktree_profile_share<sid=76b86a0a-a879-45b4-80fe-5fc4146d377f
Warga X ramai-ramai mengomentari salah satu berita yang melaporkan penjarahan yang dilakukan oleh masyarakat atas kejadian kecelakaan yang dialami oleh truk pengangkut telur.
Aku cukup kesal degan aksi penjarahan yang dilakukan oleh masyarakat tersebut, namun aku lebih kesal lagi dengan mayoritas warga X yang mengomentari berita itu.
Kurang lebih respon mayoritas warga X adalah bahwa jangan menyalahkan masyarakat yang menjarah karena mereka meniru apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia.
Bagiku, komentar mereka sudah termasuk kecelakaan berpikir. Sesat!
#netizenx #sesatpikir #masyarakatindonesia
Pergi ke luar negeri sebelumnya sudah kerap kali dilakukan oleh orang Indonesia. Namun, dikarenakan kondisi Indonesia yang saat ini dirasa tidak baik-baik saja dan bikin muak, orang-orang Indonesia alhasil semakin banyak yang menyuarakan untuk #kaburajadulu.
Ibaratnya kalau dulu itu alasan orang pergi ke luar negeri adalah karena melihat rumput tetangga yang lebih hijau, sekarang ditambah lagi karena melihat rumput sendiri gak hijau-hijau.
Bagaimanapun, aku berpikir tidak masalah jika orang-orang Indonesia memilih untuk #kaburajadulu. Mereka juga butuh makan, mereka juga butuh kesejahteraan, mereka juga butuh kehidupan yang lebih baik.
Yang jelas, jika sudah memutuskan untuk #kaburajadulu, maka wajib hukumnya mereka tahu apa yang mesti dipersiapkan agar kesannya gak seperti "lolos dari mulut buaya, masuk ke mulut singa." Kalau bisa ya masuk ke taman bunga yang begitu indah.
#kaburajadulu #sebelumkabur #pergikeluarnegeri
To get to know me more:https://linktr.ee/shonanar_rohman?utm_source=linktree_profile_share<sid=76b86a0a-a879-45b4-80fe-5fc4146d377f
Program Makan Bergizi Gratis untuk siswa Indonesia sudah beberapa hari ini berlangsung. Program ini pada dasarnya baik karena digadang-gadang sebagai upaya menyelesaikan stunting di Indonesia.
Namun, setelah beberapa hari berlangsung, bukannya pemberitaan positif yang muncul, melainkan pemberitaan negatif yang tersebar luas di jagat media sosial. Intinya, soal teknik pelaksanaannya yang bermasalah.
Aku masih menganggap program ini adalah program yang baik dan mesti didukung. Akan tetapi, dengan kejadian ini pemerintah harusnya membuat teknis sistem pelaksanaan yang benar-benar tepat dan menjaga agar program ini tidak melenceng dari tujuan utamanya; mengatasi stunting di Indonesia.
#programmakanbergizigratis #makanbergizi #programpemerintah
Sempat beberapa kali muncul pemberitaan mengenai joki skripsi. Nah, kali ini aku mendapati informasi dari kawan-kawanku yang dimintai tolong oleh para akademisi untuk mengerjakan artikel publikasi mereka.
Sampai saat ini menulis masih memiliki peran yang begitu penting. Menulis bisa dijadikan media untuk menambah penghasilan, bisa juga sebagai upaya untuk menanggulangi penyakit mental, bahkan untuk mempertajam kinerja otak.
Tapi, menulis itu aktivitas yang berat, dan bekerja pun tidak kalah berat. Lantas, bagaimana seseorang bisa menyeimbangkan antara bekerja dan menulis?
Per Januari 2025 telah resmi PPN 12% diberlakukan di seluruh Indonesia. Ini menuai banyak penolakan di masyarakat, khususnya kelas menengah-bawah. Pasalnya, kebijakan ini disinyalir malah mempersulit kehidupan mereka. Alhasil, ajakan untuk menerapkan frugal living pun sedang marak di kalangan masyarakat kelas menengah-bawah.
https://linktr.ee/shonanar_rohman?utm_source=linktree_profile_share
Kasus hukum yang melibatkan guru kini terulang kembali. Disinyalir, oknum orang tua tidak terima dengan cara mendidik guru tersebut kepada anaknya.
Agar kasus semacam ini tidak terulang kembali. Menurutku, dunia pendidikan melalui pemerintah mestinya meniru apa yang diterapkan sebuah unit bisnis dalam konsep bisnisnya, yakni memiliki data demografi target pasar mereka.
Maksudnya, dengan pemerintah memiliki data base demografi seluruh siswa Indonesia, itu nantinya dapat dijadikan rujukan atau formula oleh pihak sekolah dan guru dalam memberikan treatment kepada siswanya dengan tepat Hal ini juga diharapkan agar kasus yang melibatkan guru tidak muncul kembali, dan tujuan pendidikan benar-benar terwujud.
Presiden terpilih, Prabowo, merespon baik tuntutan kenaikan gaji para hakim saat audiensi dengn DPR RI. Hal ini rupanya memicu kecemburuan netizen karena menurut mereka para guru honorer dan nakes lah yang lebih layak untuk dinaikkan gajinya.
Aku sebenarnya setuju dengan kenaikan gaji para hakim tersebut, namun bersamaan dengan itu aku juga kecewa dengan respon Bapak Prabowo. Hematku, beliau terlalu cepat dalam mengindahkan tuntutan hakim dimana sebenarnya ada hal lain yang harusnya ditindaklanjuti lebih dahulu mengingat hal lain tersebut sifatnya lebih urgent.
Hal lain yang dimaksud adalah kondisi ekonomi masyarakat Indonesia. Saat ini, masyarakat Indonesia, khususnya kelas menengah sedang tercekik kondisinya. Penurunan daya beli, melambungnya pengeluaran, deflasi, bahkan PHK sedang menghantam mereka.
Harapannya, Bapak Prabowo mesti lebih bijak lagi dalam melihat situasi. Syukur-syukur lebih strategis dalam merespon segala sesuatunya.
From the publisher's feed