Keserakahan dan ketidaksabaran menjadi penyebab malapetaka. Banyak pejabat atau penguasa hilang kendali. Akibatnya merugikan diri dan keluarganya kelak. Contoh Irjen Sambo ,Arok dan Ametung.
Kemerdekaan suatu bangsa memilika harga yg tidak bisa ditukar dengan apapun. Oleh karena itu sebagai generasi muda harus mengisinya dg pembangunan. Dan jangan sebaliknya menjadi beban pembangunan.
Jika seorang pemimpin sering membuat pernyataan namun dibantah sendiri atau dibantah oleh anak buahnya, pertanda pemimpin itu rendah litetasinya. Pemimpin semacam ini disebut King of Contrditio.
Kekuatan sebuah bangsa ada pada 3 pilar utama. Yaitu LITERASI, KOMOETENSI DAN KARAKTER. Jika suatu bangsa rendah literasinya berdamoak rendah kompetensi masyarakatnya. Damoak berikutnya bangsa tersebut bobrok karakternya. Jika satu bangsa bobrok karakternya maka kriminal dan kejahatan serta korupsi akan meraja lela. Kemajuan sebuah bangsa harus dimulai dari LITERASI bangsanya.
Gedung DPR Senayan harus diisi oleh para politisi yg memiliki katar belakang akademik berprestasi.Dialah yg menentukan arah kebijakan negara. Selain itu harus diisi politisi yg memiliki integritas dan literasi baik. Sebab mereka mendapat mandat dari rakyat untuk memakmurkan rakyat terlebih dulu sebelum dirinya makmur.
Hanya dengan LITERASI, KOMPETENSI DAN KARAKTER,BANGSA INDINESIA DAPAT BANGKIT MENGIKUTI JEJAK BANGSA YG TELAH MAJU MENINGGALKAN INDONESIA. LITERASI MEMBUAT BANGSA INI MENJADI KOMPETEN,INTEGRITAS.
Kisah yg mengisahkan bahwa Al Quran jika diturunjan ke gunung hancur, namun manusia banyak yg tidak takut sama isi Al Quran. Bahkan sering menfhianati. Contohnya meski disumpah dg Al Quran. Tapi sering menyepelekan bahkan menfhianatinya.