Pribadi yang unggul dapat terbentuk dari benih keagamaan yang ditanam dalam diri dan mendukung pertumbuhan benih keunggulan tersebut. Jika pribadi sudah unggul, maka nilai kemanusiaan, akhlak, dan nalar pun akan menjadi baik sehingga hal-hal tersebut dapat menyuburkan benih keagamaan.