Di Toraja, Sulawesi Selatan, ada seorang anak laki-laki bernama Babuqsolong. Ia adalah anak bungsu dari tujuh bersaudara yang memiliki tungkai kaki yang timpang dan sedikit lemah. Meskipun begitu, ia tumbuh menjadi anak yang rajin dan rajin mengurus rumah. Suatu hari ketika ibunya meninggal, Babuqsolong sangat sedih. Upacara pemakaman di Toraja membutuhkan puluhan bahkan ratusan kerbau, padahal ia tidak memiliki apapun untuk membelinya. Suatu hari, Babuqsolong menemukan cara untuk membeli sebuah kerbau yang spesial. Mau tahu bagaimana caranya? Apa yang begitu spesial dari kerbau Babuqsolong? Yuk kita dengarkan bersama-sama!